Menobatkan Hutan sebagai "Sultan" yang Sesungguhnya

Klikhijau.com - Saat penanggalan menunjuk angka 21 Maret, di saat itulah jadi momentum yang tepat untuk merenungi, betapa besar jasa hutan bagi kehidupan ini. Tanggal 21 Maret memang telah dinobatk...

Menobatkan Hutan sebagai "Sultan" yang Sesungguhnya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Saat penanggalan menunjuk angka 21 Maret, di saat itulah jadi momentum yang tepat untuk merenungi, betapa besar jasa hutan bagi kehidupan ini.

Tanggal 21 Maret memang telah dinobatkan sebagai Hari Hutan Internasional (HHI) atau International Day of Forests sejak tahun 2012 silam oleh  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Peringatan itu diharapkan dapat menumbuhkembangkan kesadaran  akan pentingnya hutan dan pepohonan bagi kehidupan semua semua makhluk hidup di Bumi ini, khususnya manusia.

Hutan menutupi lebih dari 30 persen daratan bumi. Menjadi sumber utama beragam kayu, tumbuhan obat, obatan, dan makanan.

[irp]

Ada sekitar 1,6 miliar masyarakat dunia menggantungkan hidupnya pada hutan sebagai mata pencaharian dan tempat tinggal. Hutan juga menjadi rumah bagi lebih dari 80 persen keanekaragaman hayati darat dunia.

21 Maret yang tak cukup

Karena hutan sangat penting, maka Indonesia yang menjadi salah satu negara yang memiliki luasan hutan tropis ketiga terbesar di dunia menganggap peringatan hari hutan yang jatuh pada tanggal 21 Maret setiap tahunnya, tidak cukup.

Maka sejak 2020 lalu, setiap tanggal 7 Agustus setiap tahun, akan diperingati sebagai Hari Hutan Indonesia. Peringatan itu, khusus dilakukan di Indonesia, sebagai bagian dari kampanye pentingnya merawat, melindungi, dan melestarikan hutan yang telah menjadi sultan yang sesungguhnya.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diolah Yayasan Madani Berkelanjutan. Hutan alam Indonesia telah menyusut 4 juta hektare dari 2011 sampai 2019. Meski begitu, pembukaan hutan dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.

Fakta pembukaan hutan yang menurun itu harus dipertahankan, agar Indonesia tak kehilangan hutan, yang merupakan sultan yang sebenarnya.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2