Mengurangi Sampah dan Ancamannya dengan Aksi Pembersihan Laut

Klikhijau.com โ€“ Pembersihan laut yang dilakukan oleh Ocean Voyages Institute berhasil menemukan ratusan ton sampah. Pembersihan laut itu dilakukan dalam waktu yang cukup lama, yakni 48 hari. Mereka...

Mengurangi Sampah dan Ancamannya dengan Aksi Pembersihan Laut
Bacakan Artikel

Ada beberapa makhluk laut yang ditemukan tinggal kerangka, di antaranya adalaj sejumlah kerangka penyu yang tewas terjerat jaring.

Melampau target

Locky MacLean, mantan direktur Sea Shepherd dan juru kampanye kelautan dalam konservasi laut selama dua dekade mengatakan, jika tak ada solusi yang tepat menyembuhkan laut dari kepungan sampah.

โ€œIni adalah hari-hari yang panjang di laut bersama kru yang berdedikasi ย mengambil banyak sampah dari laut,โ€ katanya.

MacLean juga mengatakan bahwa pemperbersihan laut yang dilakukan tersebut telah melampau target.

โ€œKami melampaui target, yakni mengangkut 100 ton sampah plastik konsumen yang beracunย  dan menghilangkan jaring 'hantu'. Pada masa yang penuh tantangan ini, kami akan terus membantu memulihkan kesehatan lautan. Kita harus membersihkannya, sebab itu memengaruhi kesehatan kita dan kesehatan planet ini,โ€ tambahnya.

[irp]

Di Great Pacific Garbage Patch, tempat Ocean Voyages Institute melakukan operasi pembersihan laut tersebut merupakan tempat yang amat terpencil di Samudra Pasifik.

Di tempat tersebut, diperkirakan berisi sekitar 80.000 tonย  sampah plastik, yang sebagian besar berasal dari penangkapan ikan komersial dan operasi maritim.

Aksi pembersihan seperti ini membantu membersihkan sampah di permukaan laut. Namun, di dasar laut, jumlahnya masih sangat melimpah. Diketahui ada sekitar 12,7 juta ton plastik yang memenuhi lautan setiap tahunnya. Ditambah dengan sampah di daratan, jumlahnya bisa mencapai 150 juta ton.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: