Mengintip Satu Abad Tata Kelola Bantimurung

Klikhijau.com- Bantimurung adalah kawasan wisata bersejarah. Sejak zaman kolonial Hindia Belanda, wilayah ini telah mendapat perhatian dari pemerintah saat itu. Bersama beberapa kawasan konservasi lai...

Mengintip Satu Abad Tata Kelola Bantimurung
Bacakan Artikel

Memiliki air terjun yang bertingkat serta bermacam-macam kupu-kupu yang indah.

[irp posts="707" name="Lancipan Maros, Teknologi Pertama Manusia Prasejarah"]

Karenanya perlu dimanfaatkan untuk kepentingan rekreasi, pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan. Selanjutnya tahun 2004, tata kelola Bantimurung mengalami perubahan.

Bersama kawasan konservasi lain di sekitarnya ditunjuk menjadi bagian dari Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Menteri Kehutanan melalui SK. 398/Menhut-II/2004 tertanggal 18 Oktober 2004, menetap perubahan fungsi kawasan hutan pada beberapa kelompok hutan Bantimurung Bulusaraung menjadi taman nasional. Gugusan karst dan kupu-kupu menjadi ikon taman nasional.

Air terjun Bantimurung saat ini

Hingga sampai saat ini riuh kupu-kupu masih dapat dijumpai di Bantimurung. Pada tataran tata kelola spesies, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung telah melakukan sejumlah upaya melestarikan kupu-kupu.

Identifikasi kupu-kupu, pemetaan sebaran habitat, identifikasi pakan, hingga monitoring populasi.

Tak hanya itu upaya lainnya: pembinaan habitat, penyadartahuan masyarakat, mendirikan sanctuary kupu-kupu hingga masyarakat turut serta membangun penangkaran kupu-kupu.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: