Mengenal Capung, Habitat dan Filosofi Hidupnya

Klikhijau.com - Saat masih kanak-kanak, di kampung saya di bagian Selatan Sulawesi Selatan, capung adalah kawan bermain yang menggemaskan. Kami menyebutnya pedo atau dudduk. Capung yang terbang ren...

Mengenal Capung, Habitat dan Filosofi Hidupnya
Bacakan Artikel

Selama dua tahun, kelimanya telaten mengumpulkan bahan dan informasi yang detail hingga buku ini diterbitkan. Menariknya, mereka menulisnya dengan gaya bahasa ringan ala blogger dan penulis populer. Sesuatu yang juga menginspirasi betapa riset-riset ilmiah ke depan, sudah saatnya dituturkan dengan gaya bahasa dan narasi yang lebih empuk dan ringan.

Di dalam buku inillah, capung (ordo odonata), satu jenis serangga yang konon muncul sejak zaman karbon (360 -290 juta tahun yang lalu) diperkenalkan. Saya membacanya dan menjumpai jenis-jenisnya yang lengkap.

Kehidupannya yang unik, makanan dan kemampuan terbangnya yang canggih layaknya pesawat terbang. Lalu, di ujungnya saya menghayati suatu narasi sederhana: dimana ada capung yang lestari di situ ada kondisi ย lingkungan yang masih harmonis, juga sebaliknya.

Saya cemas dengan perihal ini, pasalnya dalam beberapa kali pulang kampung, capung mulai jarang bergentayangan di desa saya. Di banyak desa lain yang pernah saya jumpai juga begitu. Saya khawatir, kita kehilangan satu yang istimewa bernama capung. Serangga dengan beragam filosofi melekat pada hidupnya.

[irp]

Pilih Halaman: