Memancing Bekas Bibirmu

Memancing Bekas Bibirmu   Aku masih di pinggir kali ini memancing plastik kemasan air minum mencari bekas bibirmu di sana Sungguh, pada waktu yang tak ingin aku lupa kita pernah bertuka...

Memancing Bekas Bibirmu
Bacakan Artikel

Saat itu hujan juga sedang menderas
kita mendaras rindu
di teras rumahmu
tempias sesekali nakal menyentuh rambutmu
berbentuk telur kutu di kepala

Aku mengusap rambutmu
kau tersenyum
lalu menyilakan aku minum susu cokelat hambar itu (lagi)

Dingin menyergapnyergap
aku pamit ke kamar mandi
membuang air kecil yang terasa sesak di perut.

Keran kuputar
air berwarna cokelat susu berhamburan keluar
aku cicipi

Rasanya hambar seperti yang kau tuang ke dalam gelas bergambar bunga wedelia
hanya di maniskan senyummu yang pura-pura

Aku keluar kamar mandi
menuju ruang tamu
di mana kamu duduk setelah teras di kepung tempias

Di tv berlayar datar itu
sedang tayang gunung yang gundul di ujung kampungmu sedang longsor.

Kau menatapku, lalu menandaskan susu cokelat yang belum kuhabiskan

Senyummu terasa tak lagi purapura
tapi....

Kindang, April 2022

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: