Langkah Strategis! Bulukumba Gandeng IPB University, Fokus Inovasi Pertanian-Maritim Berbasis Riset

oleh -14 kali dilihat
Dorong Inovasi Pertanian dan Riset Kelautan, Bupati Andi Utta Teken Kerjasama IPB University
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja sama dan Alumni IPB University, Prof Iskandar Z Siregar disaksikan jajaran pejabat dari kedua belah pihak. (Foto: ist)

Klikhijau.com – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, sepertinya tak mau buang-buang waktu! Didampingi sang Sekretaris Daerah, Muh. Ali Saleng, orang nomor satu di Bulukumba ini menyambangi Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB University), Baranangsiang, Bogor, pada Selasa, 11 November 2025.

Bukan sekadar kunjungan biasa, kedatangan Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba ini ternyata membawa misi super penting, mencetak sejarah kerja sama dengan salah satu kampus pertanian terbaik di Indonesia!

Puncak dari kunjungan tersebut adalah momen penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan IPB University. Dokumen sakral ini resmi membuka pintu lebar-lebar untuk kolaborasi di tiga pilar utama; Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Sebuah langkah strategis dan lompatan besar untuk Bulukumba! Dengan menggandeng IPB, Bulukumba diyakini akan lebih cepat dalam mengakselerasi pembangunan daerah, terutama di sektor-sektor unggulan yang berbasis alam.

KLIK INI:  Cerita Guru SMP di Bulukumba, Kenalkan Tanaman Berkhasiat yang Mulai Langka

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja sama dan Alumni IPB University, Prof Iskandar Z Siregar disaksikan jajaran pejabat dari kedua belah pihak.

Kesepakatan tersebut menjadi dasar kemitraan antara perguruan tinggi terkemuka nasional dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan pembangunan daerah.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasinya atas langkah kolaboratif ini.

“Terima kasih kepada IPB yang membuka ruang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Ini langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia unggul dan menghadirkan inovasi berbasis riset dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya.

Kolaborasi ini lanjutnya untuk memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan kelautan, yang menjadi kekuatan utama Bulukumba.

Menurutnya, kerja sama ini akan memberikan manfaat dalam peningkatan kapasitas SDM aparat dan masyarakat, pengembangan teknologi tepat guna di desa, serta transfer pengetahuan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Andi Utta sapaan akrab bupati juga mempresentasikan potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Bulukumba di hadapan jajaran civitas akademik IPB University.

Selain MoU antara Pemkab Bulukumba dan IPB University, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara IPB University dengan Pemerintah Desa Bira, Kecamatan Bontobahari.

Kerja sama ini berfokus pada penerapan teknologi atraktor cumi-cumi serta budidaya cumi-cumi melalui keramba jaring apung, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan dan memperkuat ekonomi pesisir berbasis inovasi ilmiah.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah seperti Bulukumba merupakan wujud penerapan Tridharma Perguruan Tinggi, yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga solusi konkret untuk tantangan pembangunan di lapangan.

Kegiatan penandatanganan MoU dan PKS ini juga merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam memperluas jejaring kerja sama lintas sektor, baik dengan lembaga akademik, dunia usaha, maupun masyarakat.

Melalui kemitraan ini, diharapkan muncul berbagai program bersama seperti pelatihan peningkatan kapasitas aparatur dan petani, pengembangan teknologi budidaya, penguatan ekonomi desa, serta riset-riset inovatif yang bisa diterapkan secara langsung di masyarakat.

Kini, publik Bulukumba menanti realisasi konkret dari MoU ‘panas’ ini. Diharapkan, kunjungan penting ke Bogor ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perubahan signifikan demi Bulukumba yang lebih maju dan berdaya saing!