Kisah Seorang Pendeta yang Gelisah Jika Tak Bawa Pohon Saat Pergi Melayani

Klikhijau.com โ€“ Dalam dirinya tumbuh sifat yang patut diteladani. Ketika saya membaca beritanya di karebatoraja.com yang ditulis oleh Arthur, saya langsung berujar, keren. Dia adalah seorang pendeta,...

Kisah Seorang Pendeta  yang Gelisah Jika Tak Bawa Pohon Saat Pergi Melayani
Bacakan Artikel

โ€œSaya gelisah kalau tidak bawa bibit pohon saat pergi melayani. Serasa ada yang kurang kalau tidak ada boncengan di belakang, hahaha,โ€ dia berujar sambil tertawa.

Pendeta Rasely tidak hanya membawa bibit pohon saja. Usai ibadah hari Minggu, dia mengambil waktu untuk memberikan penyuluhan dan pencerahan kepada warga jemaat tentang pentingnya menjaga dan memelihara lingkungan. โ€œToraja ini adalah menara air. Jangan sampai menara air itu menjadi kering gara-gara kita tidak mampu melakukan apa-apa, maka habislah kehidupan kita,โ€ dia mengingatkan.

[irp posts="4590" name="Dari Lomba Baca Puisi, Dewi Ingin Berjuang Menjaga Lingkungan"]

Saat ini, selain terus mengembangkan bibit pohon, Pdt. Rasely Sinampe dan kawan-kawan di Yayasan Tallu Lolona, juga mengembangkan pupuk organik. Pupuk ini merupakan karya cipta mereka sendiri, yang sudah terbukti penggunaan dan hasilnya di beberapa tempat.

โ€œSekarang banyak sekali permintaan pupuk dari masyarakat, rumah sakit, sekolah, dan kantor-kantor, tapi kami tidak memiliki banyak modal sehingga produksinya masih terbatas,โ€ katanya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: