Keterlibatan Masyarakat Adat Kunci Kelestarian Hutan di TN Gandang Dewata

Klikhijau.com โ€“ Keterlibatan masyarakat adat dalam mendukung kelestarian alam di taman nasional sangatlah penting. Hal ini mengemuka dalam FGD yang digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (...

Keterlibatan Masyarakat Adat Kunci Kelestarian Hutan di TN Gandang Dewata
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Keterlibatan masyarakat adat dalam mendukung kelestarian alam di taman nasional sangatlah penting.

Hal ini mengemuka dalam FGD yang digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (28/9/2021).

Diskusi multi stakeholders tersebut mengangkat tema โ€œKolaborasi Masyarakat Adat untuk Mendukung Kelestarian Taman Nasional Gandang Dewata melalui Identifikasi Indikasi Wilayah Hutan Adat di Sekitar Taman Nasional Gandang Dewata (TNGD)โ€.

Forum diskusi ini dibuka oleh Bupati Mamasa, Dr. H. Ramlan Badawi, dan dihadiri oleh Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Kepala Bapepelitbangda Kabupaten Mamasa, perwakilan dari OPD lingkup Kabupaten Mamasa dan Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar.

Hadir juga Kepala KPH Mamasa Timur, Camat dan Kepala Desa peyangga TNGD wilayah Kabupaten Mamasa, 2 Pemangku Adat, yaitu Pemangku Adat Indo'na Tokeran Sepu dan Indo'na Rantebulan Timur.

Selain itu, hadir pula 6 Ketua Lembaga Adat, yaitu (1) Ketua Lembaga Adat Mamasa; (2) Ketua Lembaga Adat Tawalian; (3) Ketua Lembaga Adat Tabang; (4) Ketua Lembaga Adat Bambang; (5) Ketua Lembaga Adat Buntu Malangka; (6) Ketua Lembaga Adat Aralle.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: