Kembangkan Wisata Alam Ramah Lingkungan, KLHK Luncurkan Standar Penilaian

Klikhijau.com – Penilaian pengelolaan pariwisata alam sedang dikembangkan Pusat Standardisasi dan Lingkungan Kehutanan. Ini  mengacu pada SNI 8013:2014. Hal ini dilakukan untuk mendukung pembangunan s...

Kembangkan Wisata Alam Ramah Lingkungan, KLHK Luncurkan Standar Penilaian
Bacakan Artikel

“Dari data World Travel & Tourism Council (WTTC), untuk kategori Top-30 Travel & Tourism Countries Power Ranking (absolute growth) periode 2011 – 2017, Indonesia menempati peringkat sembilan di dunia, dan ketiga di Asia. Yang membuat bangga, Indonesia meraih posisi terbaik urutan pertama, diantara negara-negara Asia Tenggara,” jelas Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan, Kementerian Pariwisata, Alexander Reyaan.

[irp posts="3868" name="Begini Suasana Bantimurung di Malam Hari Setelah Resmi Dibuka 24 Jam!"]

Data Kementerian Pariwisata juga mencatat, pada tahun 2018 kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 16,2 juta kunjungan, sedangkan wisatawan nusantara 273 juta perjalanan. Tahun ini, pemerintah menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara, dan 273 juta wisatawan nusantara.

Untuk mendukung hal tersebut, KLHK bersama dengan Badan Standardisasi Nasional dan Kementerian Pariwisata mengembangkan skema penilaian kesesuaian SNI 8013:2014 secara nasional. Selain itu, SNI 8013:2014 diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kriteria penilaian dalam ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) untuk Sustainable Tourism Program Kategori D “Pelestarian Lingkungan”.

Para pihak diminta dapat terlibat aktif dalam pengembangan skema penilaian kesesuaiaan SNI 8013:2014 ini, mengingat pariwisata alam telah menjadi salah satu pendukung utama sektor unggulan pembangunan nasional, sehingga menjadi pekerjaan bersama antar kementerian/lembaga, pemerintah pusat dan daerah, para pemegang izin pariwisata alam, serta masyarakat.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: