Kembangkan Wisata Alam Ramah Lingkungan, KLHK Luncurkan Standar Penilaian

Klikhijau.com – Penilaian pengelolaan pariwisata alam sedang dikembangkan Pusat Standardisasi dan Lingkungan Kehutanan. Ini  mengacu pada SNI 8013:2014. Hal ini dilakukan untuk mendukung pembangunan s...

Kembangkan Wisata Alam Ramah Lingkungan, KLHK Luncurkan Standar Penilaian
Bacakan Artikel

Seiring perkembangan zaman, Noer Adi menekankan pengelola wisata alam juga dituntut untuk membangun komunikasi dan interaksi yang positif antara kawasan, daya tarik alam, dan pengunjungnya.

“Kita sadari bahwa secara dokumen, berbagai informasi itu ada, tetapi belum tersampaikan dengan baik oleh pengelola, kepada pengunjung dan masyarakat. Inilah yang kita harapkan bentuknya komunikatif, bahwa pengelolaan yang baik itu ada hasilnya, misalnya satwa endemik disana populasinya meningkat.,” tegasnya.

[irp posts="2203" name="Baik Ditiru, Traveler Cantik Ini Berbagi 7 Tips Ramah Lingkungan Saat Berwisata Alam"]

Lebih lanjut, Noer Adi mengatakan standar ini disiapkan untuk bagaimana menilai bahwa pengelolaan pariwisata alam ini sudah sesuai dengan standar. Ke depan, standar ini digunakan sebagai rujukan nasional pengelola wisata alam, bagaimana mereka bisa menyatakan pengelolaannya sudah berjalan baik dan lengkap.

Di Indonesia, pariwisata ditetapkan sebagai sektor unggulan pembangunan tahun 2018. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan sektor pariwisata berkontribusi 5,6 % terhadap PDB nasional, dan menyumbang devisa sebesar Rp. 224 Triliun pada tahun 2018.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: