Karena Sisiknya, Banyak Trenggiling Temui Kematiannya

Klikhijau.com โ€“ Peringkusan dua warga Tiongkok yang akan menyelundupkan sisik trenggiling, melahirkan pertanyaan, untuk apa? Bukankah trenggiling termasuk satwa yang dilindungi? Bahkan pada tahun 2...

Karena Sisiknya, Banyak Trenggiling Temui Kematiannya
Bacakan Artikel

Menurutnya, karenaย  hal itu tidak terlepas dari adanya permintaan dari luar negeri. Sepanjang permintaan masih ada, sepanjang itu perburuan satwa liar masih terus berlangsung

"Pertama, dagingnya mungkin untuk dimakan. Tetapi isu paling santer itu adalah trenggiling dijadikan racikan obat tradisional di China," kata Syamsidar.

Trenggiling dikenal sebagai pemakan semut. Binatang ini memiliki lidah panjang dan lengket, yang sangat berguna untuk mencari semut. Trenggiling juga memiliki sisik yang digunakan sebagai perlindungan ketika hewan itu menggulung seperti bola.

Namun sisik ini adalah alasan utama kematian mereka. Konon, di Cina, sisik trenggiling dikeringkan dan dibakar demi menjadi obat untuk berbagai serangkaian penyakit, termasuk kegelisahan yang berlebihan, tangisan histeris, kelumpuhan dan untuk membantu laktasi.

Penyelundupan trenggiling ke luar negeri memang tinggi, bayangkan saja pada bulan April 2016 lalu, petugas di Medan menyita puluhan trenggiling hidup dan sekitar lima ton daging yang siap dikirimkan ke luar negeri.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: