Karena Manusia, Populasi Satwa Liar Terjun Bebas Menuju Kepuhanan

Klikhijau.com – Di tangan manusia, dunia satwa liar mengalami kesuraman.  Populasinya menurun rata-rata  68  persen. Itu terjadi hanya dalam waktu relatif singkat, 40 tahun. Kesuraman itu dipengaru...

Karena Manusia, Populasi Satwa Liar Terjun Bebas Menuju Kepuhanan
Bacakan Artikel

Penurunan populasinya disebabkan oleh sebagian  besar  perburuan ilegal. Tidak hanya gorilla, burung beo abu-abu Afrika di barat daya Ghana juga mengalami nasib serupa.

Jumlah mereka bahkan berkurang hingga 99% antara 1992 dan 2014 akibat perdagangan liar dan hilangnya habitat.

[irp]

Wilayah yang menghadapi imbas besar penurunan populasi satwa liar adalah  Amerika Latin dan Karibia. Penurunan populasi satwa liar di wilayah tersebut rata-rata 94 persen.

Pemimpin praktik hutan global di WWF International, Fran Price percaya produksi komersial skala besar minyak sawit, kedelai dan daging sapi di daerah itu turut menyebabkan penurunan itu.

Bagaimana cara WWF Living Planet menemukan data itu, WWF Living Planet Report 2020 bekerja sama dengan lebih dari 125 ahli dari seluruh dunia dan bergantung pada Living Planet Index, catatan mengenai 21 ribu populasi dari 4.000 spesies vertebrata dari tahun 1970 hingga 2016 yang dikumpulkan Zoological Society of London.

Adakah cara  melindungi keanekaragaman hayati ke depan, khususnya satwa liar? Para pakar lingkungan member solusi, yakni  melestarikan hutan dan memulihkan kerusakan mengurangi risiko banjir, membantu membatasi pemanasan global dengan menyimpan lebih banyak karbon dan melindungi keanekaragaman hayati.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: