Karena Manusia, Populasi Satwa Liar Terjun Bebas Menuju Kepuhanan

Klikhijau.com – Di tangan manusia, dunia satwa liar mengalami kesuraman.  Populasinya menurun rata-rata  68  persen. Itu terjadi hanya dalam waktu relatif singkat, 40 tahun. Kesuraman itu dipengaru...

Karena Manusia, Populasi Satwa Liar Terjun Bebas Menuju Kepuhanan
Bacakan Artikel

Data populasi satwa liar yang menurun itu dilaporkan oleh  WWF Living Planet Report. Hasil tersebut memberikan gambaran betapa mengkhawatirkannya dunia satwa liar.

Keadaan mereka bisa saja  terus memburuk jika membicarakan kondisi satwa liar di planet kita. Laporan pada 2018 misalnya, mengungkapkan bahwa populasi global dari spesies vertebrata telah menurun 60% antara 1970 hingga 2014.

Marco Lambertini, Direktur Jendral WWF International berpendapat bahwa manusia tidak dapat mengabaikan bukti tersebut.  Namun, penurunan populasi satwa liar menjadi indikator bahwa alam sedang terganggu dan memberikan peringatan kepada kita mengenai kegagalan sistem.

[irp]

Juga berdampak pada manusia

Akibat kerusakan lingkungan, misalnya penggundulan hutan tidak hanya berdampak bahaya pada populasi satwa, namun juga manusia—sang biang kerok..

Kenapa bisa demikian, tim ilmuwan mengatakan kerusakan lingkungan yang cepat berperan penting dalam penyebaran zoonosis, penyakit-penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, seperti Covid-19 yang saat ini masih terus meneror dengan kematian.

Ancaman tangan jahil manusia yang tak pernah puas itu, menyebabkans salah satu populasi sangat terpukul, yakni  gorila dataran rendah timur.

Jumlahnya di Taman Nasional Kahuzi-Biega di Republik Demokratik Kongo telah menurun sekitar 87% antara tahun 1994 dan 2015.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: