<em> Flight Shaming</em>, Cara Wisatawan Eropa Merawat Lingkungan di Udara

Klikhijau.com - Mahalnya harga tiket pesawat barangkali perlu "dirayakan". Khususny bagi para aktivis lingkungan atau orang yang mencintai lingkungan. Kenapa? Sebab kini ada gerakan yang kini sedan...

<em> Flight Shaming</em>, Cara Wisatawan Eropa Merawat Lingkungan di Udara
Bacakan Artikel

Iya, saat ini di Eropa sedang tren gerakan flight shaming yang berdampak pada perjalanan udara di Eropa. Istilah tersebut lahir di Swedia.

Hal ini berawal dari Flight-free, kini gerakan menolak terbang telah masuk ke tahap selanjutnya dengan mengambil nama Flight Shame.

Gerakan ini berawal di Swedia, negara dengan frekuensi penerbangan tertinggi di dunia, satu orang Swedia terbang 7 kali lebih banyak dari warga Eropa lainnya.

[irp posts="7236" name="Demi Lingkungan, Dua Sejoli Ini Enggan Naik Pesawat Saat Bepergian"]

"Flight shame", terjemahan harfiah dari bahasa Swedia "flygskam" adalah nama gerakan anti terbang. Gerakan ini mendorong orang agar berhenti naik pesawat untuk mengurangi buangan karbon.

Keprihatinan lingkungan,ย  keprihatinan dunia

Maka, sebagai bukti cinta pada lingkungan, wisatawan yang sadar lingkungan hidup memilih naik kereta daripada pesawat. Meski angka kontribusi polusinya memang sangat kecil saat ini, namun telah ada gerakan yang mengantisipasi kemungkinan industri penerbangan menjadi penyumbang besar bagi polusi udara.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: