Ekosistem Mangrove Berperan Penting bagi Dunia Secara Keseluruhan

Klikhijau.com – Mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling efisien untuk menangkap, menyerap, dan menyimpan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer (karbon biru). Mangrove menyerap karbon diok...

Ekosistem Mangrove Berperan Penting bagi Dunia Secara Keseluruhan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling efisien untuk menangkap, menyerap, dan menyimpan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer (karbon biru).

Mangrove menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan menyimpannya dalam biomassa dan tanah organik, menjaganya agar tetap stabil. (Worthington et al., 2019).

Ekosistem mangrove yang terpelihara dengan baik dapat menyimpan karbon 3-5 kali lebih banyak dibandingkan hutan terestrial biasa.

Karbon yang tersimpan di ekosistem mangrove Indonesia diperkirakan sebesar 3,0 Gton CO2e. Diperkiranan mangrove dan padang lamun Indonesia menyimpan karbon sekitar 3,4 Gton CO2e, atau sekitar 17 persen dari stok karbon biru dunia.

Ekosistem juga mangrove memiliki fungsi yang berpenting bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat sekitar.

Mangrove adalah wadah yang memberikan pengetahuan dan kesempatan untuk melihat satwa liar secara langsung. Mangrove juga dapat tumbuh di dekat tempat wisata seperti terumbu karang dan pantai berpasir (IUCN, 2017).

Ekosistem mangrove juga berperan sebagai benteng pelindung pantai dari keausan, gelombang kuat, badai dan kenaikan muka air laut (Beck et al., 2019). Mangrove merupakan habitat dan tempat berkembang biak yang penting bagi ikan dan hewan lainnya.

Mangrove menyediakan bahan baku berupa hasil hutan bukan kayu, sumber pangan, hasil perikanan, dan lain-lain yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan hutan mangrove terluas di dunia. Menurut Peta Mangrove Nasional 2021, luas mangrove Indonesia akan mencapai 3.364,08 miliar hektar.

Luasan tersebut kemudian dibagi ke dalam kategori, yaitu mangrove lebat seluas 3.112.240 hektar atau 92,78% dari total luas, mangrove sedang sebesar 188.366 hektar (5,60%) dan mangrove langka seluas 54.474 hektar (1,62%).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2