Di Singapura, Burung Gagak Hidup Merdeka tanpa Mitos

Klikhijau.com - Kami tiba di jalan Tan Queen Lan St, Singapura pukul 18.53 di hari Kamis, 19 Januari 2023. Suasana masih cerah, terasa baru jam 3 sore. Jika di Makassar jelang malam begitu, jalan akan...

Di Singapura, Burung Gagak Hidup Merdeka tanpa Mitos
Bacakan Artikel

Gagak yang berada di pinggir sungai itu beterbangan bebas hingga bertengger pada pohon yang tak terlalu tinggi, juga tak terusik oleh lalu lalang manusia. Dan menariknya tak ada yang berusaha melemparinya batu atau ingin menangkapnya. Burung gagak itu hidup merdeka di Singapura.

Mitos gagak

Di Singapura, mitos burung dari ordo Passeriformes ย itu sepertinya telah pudar. Meski begitu menurut Wikipedia diberbagai belahan dunia dan bahkan dalam agama, gagak merupakan burung yang tak lepas dari mitos.

Misalnya dalam mitos Wiracarita Gilgamesh, Utnapishtim melepaskan seekor gagak dan merpati untuk menemukan daratan. Merpati merpati hanya berputar-putar saja lalu kembali.

Karena merpati gagal, Utnapishtim kemudian mengirim gagak, si gagak ini tak kembali. Utnapishtim kemudian menarik kesimpulan jika burung gagak tersebut telah menemukan daratan.

[irp]

Dalam mitologi Aborigin Australia, gagak dikenal sebagai penipu, makhluk leluhur dan pahlawan budaya ย Legenda yang berkaitan dengan gagak telah diamati di berbagai kelompok bahasa dan budaya Aborigin di seluruh Australia; ini biasanya mencakup cerita yang berkaitan dengan peran gagak dalam pencurian api, asal usul kematian, dan pembunuhan putra elang.

Dalam mitologi Nordik, Huginn dan Muninn adalah sepasang gagak biasa yang tersebar di seluruh dunia. Selain itu ada juga Midgard, yang berarti 1 dari 9 alam yang ditinggali manusia menurut mitologi Nordik. Midgard membawa informasi mengenai Dewa Odin.

Di Swedia, burung dari kelas Aves ini dianggap sebagai reinkarnasi dari hantu orang yang terbunuh. Entah itu terbunuh karena seseorang ataupun terbunuh karena ditabrak dan di Indonesia dipercaya bahwa rumah yang didatangi burung gagak akan mengalami hal buruk.

[irp]

Sementara itu dalam Islam, menurut sebuah riwayat dalam hadits, burung gagak yang berwarna belang adalah salah satu dari lima binatang yang tidak dicela oleh orang yang membunuh mereka. Dalam Surat Al-Ma'idah menggambarkan kisah bagaimana burung gagak mengajarkan anak Adam cara mengubur mayat saudaranya.

Sedangkan dalam catatan Alkitab Ibrani di 1 Raja 17 ayat 6, burung dari genus Corvus dianggap telah menyediakan makanan bagi Elia.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: