Dampak Badai Siklon Seroja terhadap Terumbu Karang di TN Perairan Laut Sawu 

Klikhijau.com – Pada tanggal 3 April 2021 badai siklon Seroja melanda 21 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG), kecepatan bada...

Dampak Badai Siklon Seroja terhadap Terumbu Karang di TN Perairan Laut Sawu 
Bacakan Artikel

Sekitar perairan Alak dan Nitneo terdampak sedang dan di wilayah Kelapa Lima, Pasir Panjang, serta Namosain kondisi terumbu karangnya sangat terdampak.

[caption id="attachment_21025" align="alignnone" width="430"]seroja Foto dari perekaman foto udara menggunakan drone perekaman tanggal 27 April 2021 daerah sekitar Kelapa Lima dan Pasir Panjang di Kota Kupang yang terumbu karangnya sangat terdampak akibat badai siklon Seroja. (Foto: YKAN)[/caption]

Sementara hasil survei di 12 lokasi pada Kabupaten Rote Ndao, menunjukkan bahwa di perairan wilayah Sedeoen, Mbueain, Pulau Nuse, Faifua, Papela, dan Tesabela tidak ditemukan dampak.

Perairan Maubesi, Sotimori, dan Siomeda terdampak sedang; dan dampak badai Seroja sangat besar terdapat di perairan Tolama, Dengka, serta Tua Natuk.

Mengenai hasil kajian cepat tersebut, Rusydi, pakar kelautan dari Universitas Muhammadiyah Kupang, menjelaskan bahwa kerusakan berat ditandai oleh banyaknya karang masif, bercabang, dan karang foliose yang berserakan dan menumpuk membentuk gundukan memanjang sejajar garis pantai dengan luas tertentu.

Sebagai contoh pada wilayah perairan Tolama sampai dengan Tuanatuk, panjang gundukan sekitar 8 kilometer dan tinggi gundukan berkisar 1-3 meter dari dasar laut. Pada area yang sangat terdampak, nyaris tidak ada karang hidup pada radius sekitar 10 meter dari gundukan koral.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: