Caladium, Tanaman Hias yang Digadang-gadang Jadi Pesaing Berat Aglaonema

Klikhijau.com – Caladium, dikenal luas sebagai tanaman hias dengan warna-warni daunnya yang mempesona. Di Indonesia, tanaman ini lebih familiar dinamai keladi. Beberapa bulan terakhir, keladi hias...

Caladium, Tanaman Hias yang Digadang-gadang Jadi Pesaing Berat Aglaonema
Bacakan Artikel

Sedangkan ada jenis tertentu yang ukuran daunnya dapat melebar maksimal mencapai 60-90 cm bila ditanam langsung di tanah. Namun, kebanyakan jenis dari tanaman ini bertangkai daun sekira 30-40 cm.

Perbanyakannya

Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan beragam cara, seperti dengan memisahkan rumpun, menyacah umbi, menanam umbi atau melalui teknik kultur jaringan. Dalam skala budidaya rumahan, cara pertama dan kedua yang paling mudah dilakukan.


  • Pemisahan rumpun



Bila Caladium  ditumbuhkan dari umbi yang berukuran relatif besar, ada kemungkinan akan muncul banyak tunas. Begitu pula jika telah ditanam lama, umbinya akan membesar dan pada umbi tersebut akan muncul banyak tunas baru. Setelah beberapa lama akan terlihat bahwa dalam satu pot terdapat rumpunnya.

[irp]

Rumpun demikian dapat dipisahkan dengan membelah umbinya sehingga masing-masing bagian akan terpisah. Lalu, setiap bagian dapat ditanam sendiri-sendiri di setiap pot.



  • Pencacahan umbi



Mencacah umbinya merupakan cara paling cepat mendapatkan rumpun dari tanaman ini. Pada umbi yang sudah cukup besar atau setelah ditanam selama 6-9 bulan dapat dipotong-potong kecil sementara bagian atas dapat ditanam kembali.

Secara detail, pencacahan umbi pada tanaman ini adalah sebagai berikut:


  1. Bongkar Caladium yang telah ditanam minimal 6 bulan dan kemudian cucilah bagian umbinya.

  2. Potong tepat di bagian bawah akar, sehingga bagian atas yang mengandung akar tersebut dapat ditanam kembali.

  3. Tanam bagian yang mengandung daun.

  4. Bagian umbi dipotong secara melintang menjadi beberapa bagian (bila umbi besar).

  5. Potong membujur setiap potongan pada langkah 4 sehingga menjadi beberapa bagian.

  6. Tanam semua potongan ke media dari pasir atau humus. Usahakan agar setiap potongan tidak bersinggungan dengan yang lain.

  7. Lalu, tutup dengan media tanam dengan ketinggian antara 1-2 cm. Tempatkan ke lokasi yang agak teduh. Siramlah setiap hari. Beberapa minggu kemudian akan muncul tunas baru.


Itulah pembahasan mengenai tanaman hias satu ini, nantikan pembahasan spesifik lainnya mengenai Caladium. Semoga bermanfaat!

[irp]

Pilih Halaman: