5 Tumbuhan Araceae yang Dulu Liar di Hutan, Kini Merumah dengan Mentereng

Klikhijau.com – Tak terbayang, tumbuhan Araceae yang sejatinya tumbuh liar di hutan, kini laris manis dengan harganya selangit. Tanaman itu merumah di taman rumah dengan bangganya. Sejumlah netizen...

5 Tumbuhan Araceae yang Dulu Liar di Hutan, Kini Merumah dengan Mentereng
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Tak terbayang, tumbuhan Araceae yang sejatinya tumbuh liar di hutan, kini laris manis dengan harganya selangit. Tanaman itu merumah di taman rumah dengan bangganya.

Sejumlah netizen misalnya pernah angkat suara, perihal Caladium atau tanaman keladi yang dulunya tak direkeng, kini jadi idola. Ada yang berkata, kalau Caladium dulunya tumbuh liar begitu saja di kebun-kebun warga di desa bahkan di samping rumah. Kini, tidak lagi bisa begitu, kalau ada Caladium yang tumbuh bebas, percayalah, akan segera disambar para pencinta bunga.

Di Indonesia, Tumbuhan Araceae memang melimpah, oleh masyarakat, sebagian dari tanaman ini digunakan sebagai obat-obatan, bahan pangan dan tanaman hias.

Nah, penasaran, tumbuhan Areceae apa saja yang banyak tumbuh liar di hutan, dan kini dicari bahkan bisa dibeli dengan harga mahal? Berikut 5 diantaranya:

[irp]


[caption id="attachment_18389" align="alignnone" width="640"]Lakukan Ini agar Alokasia  Polly di Rumah Anda Tumbuh Subur Memukau Alokasia Polly - Foto/plantcareforbeginners[/caption]

Alokasia (Alocasia sp.) merupakan tumbuhan herba terestrial non epifit. Tanaman ini berakar serabut dan berbatang tidak jelas. Dedaunnya berwarna hijau dan berbentuk anak panah dengan tepi daun rata (integer), ujung daun runcing (acutus), pangkal daun berlekuk (emarginatus) dan pertulangan daun menyirip (penninervis).

Alokasia memiliki umbi (tuber) yang berwarna coklat yang cirinya antara lain: daun yang melekat langsung pada pangkal daunnya dan tangkai daun berwarna hijau dengan bintik-bintik hitam.

Letak tangkai daun Alocasia sp. mempengaruhi bentuk daun yang dapat membedakannya dengan genus lainnya, seperti Caladium dan Colocasia.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: