5 Permainan <em>Outdoor</em> untuk Anak yang Layak Dihidupkan Kembali

Klikhijau.com - Anda yang lahir di tahun 70-an atau 80-an mungkin termasuk yang paling beruntung. Di masa itu, belum ada smartphone dan gadget. Jalan raya masih sunyi dan semua orang terbiasa bermain...

5 Permainan <em>Outdoor</em> untuk Anak yang Layak Dihidupkan Kembali
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Anda yang lahir di tahun 70-an atau 80-an mungkin termasuk yang paling beruntung. Di masa itu, belum ada smartphone dan gadget. Jalan raya masih sunyi dan semua orang terbiasa bermain di alam terbuka.

Sawah dan ladang adalah arena lapang tempat berjelaga. Sungai dengan airnya yang jernih jadi tempat perjumpaan.

Mengasa skill berenang di sungai atau di lautan bisa dilakukan tanpa pemandu. Buah-buahan alami dipetik langsung dari pohonnya.

Kaki-kaki terbiasa berpijak di tanah tanpa sendal. Di masa itu, anak-anak benar-benar mandiri dan terbiasa hidup alami.

Banyak kenangan manis tentang kisah bermain yang terawat dalam ingatan. Bahkan ada puluhan permainan pavorit yang seolah menarik dilakukan kembali. Kami memilih 5 diantaranya.

# Engklek atau hopscotch

Permainan satu ini digandrungi anak-anak di hampir seluruh daerah di Indonesia bahkan dunia. Nama permainannya adalah engklek, tapi di setiap daerah namanya berbeda.

Di kampung saya di Bulukumba, permainan ini dinamai "pinceng", di banyak daerah dinamai sunda manda.

[irp posts="6825" name="Selain Sehat, Rutin Tidur Siang Tingkatkan Prestasi Anak di Sekolah"]

Di eropa permainan ini dikenal dengan Hopscotch. Dalam permainan ini seorang pemain akan menggunakan batu atau pecahan pot bunga, pemain akan melempar batu miliknya dan melompat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Permainan hopscotch ini diduga sudah berusia sangat tua dan dimulai sejak kekaisaran romawi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: