5 Kisah Fiksi Inspiratif dalam buku “Bukan untuk Dibaca” dengan Metafora Alam

Klikhijau.com – Sejak lama, telah banyak pengarang yang karya-karyanya sangat kental dengan permasalahan lingkungan. Para penulis itu tidak saja memakai metefora alam semesta dalam kisah yang dibuatny...

5 Kisah Fiksi Inspiratif dalam buku “Bukan untuk Dibaca” dengan Metafora Alam
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Sejak lama, telah banyak pengarang yang karya-karyanya sangat kental dengan permasalahan lingkungan. Para penulis itu tidak saja memakai metefora alam semesta dalam kisah yang dibuatnya, tetapi juga menyodorkan kritik terhadap realitas kekininan.

Diantara isu-isu kontemporer yang banyak dibahas dalam sastra antara lain masalah keanekaragaman hayati, konservasi, pembalakan kayu dan lainnya.

Deassy M.Destiani salah satu penulis perempuan Indonesia yang karya-karyanya sangat kaya akan narasi mengenai problem lingkungan. “Bukan untuk Dibaca” adalah karyanya yang sedang populer, berisi cerita fiksi yang menginspirasi.

Adapun 5 cerita fiksi karya Deassy dalam buku itu yang sangat inspiratif dan sangat kental dengan lingkungan adalah sebagai berikut:



  1. Kesuksesan karena lingkungan



Cerita “kesuksesan karena lingkungan” ini mengisahkan tentang seorang petani yang selalu memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian tiap tahun.

Suatu ketika sang Petani diwawancarai oleh seorang wartawan tentang rahasia petani ini mampu selalu menjadi pemenang.

Sang petani menjawab, “Tak tahukah Anda, bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga –bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang lainnya. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk hingga begitupun sebaliknya.”

Pelajaran yang dapat dipetik dalam cerita ini adalah bila ingin meraih keberhasilan, manusia juga harus menolong manusia lainnya untuk berhasil pula. Nilai  hidup kita diukur dari kehidupan- kehidupan yang disentuh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kehidupan dan lingkungan itu adalah 2 hal yang saling tarik- menarik.



  1. Setangkai Mawar Merah



“Setangkai Mawar Merah” bercerita tentang seorang laki laki yang bernama John Blanford yang hidup di zaman perang dunia II. John menyukai seseorang perempuan hanya dengan lewat tulisan.

Wanita itu bernama Hollis, tinggal di New Work sedangkan John tinggal di Florida. Kisah mereka berawal dari John yang meminjam buku di perpustakaan lantas terpancing dari sebuah coretan tangan yang halus di buku tersebut dan buku itu milik Hollis.

Keduanya kemudian intens berkirim-kirim surat. Benih cinta pun mekar pada mereka. Pada suatu hari John meminta untuk mengirimkan foto Hollis untuk melihat rupannya.

Akan tetapi Hollis menolak dan mengatakan: “Kalau cintamu tulus, bagaimanapun rupaku tidak akan mengubah perasaanmu itu, kalau saya cantik, selama hidup saya akan bertanya-tanya apakah mungkin perasaanmu itu hanya karena saya cantik saja, kalau saya biasa-biasa atau cenderung jelek saya takut kamu akan terus menulis hanya karena kesepian”.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2