Ulah Manusia Sebabkan Spesies Burung Alami Kepunahan yang Signifikan

Klikhijau.com – Spesies burung mengalami kepunahan yang signifikan. Sebuah penelitian terbaru telah mendokumentasikan 610 spesies burung telah mengalami kepunahan selama 130.000 tahun terakhir. Itu be...

Ulah Manusia Sebabkan Spesies Burung Alami Kepunahan yang Signifikan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Spesies burung mengalami kepunahan yang signifikan. Sebuah penelitian terbaru telah mendokumentasikan 610 spesies burung telah mengalami kepunahan selama 130.000 tahun terakhir. Itu bertepatan dengan penyebaran spesies Homo sapiens secara global.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science itu juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun dan dekade terakhir, krisis burung yang semakin parah.

Hilangnya spesies burung menurut para peneliti memiliki konsekuensi ekologis. Sebab hal itu dapat menghapus fungsi burung dalam keseimbangan ekosistem, yang perannya sangat penting, misalnya sebagai penyerbuk hingga pengendali hama.

Tom Matthews, ahli ekologi  dari Universitas Birmingham di Inggris dan penulis utama studi  tersebut mengatakan, burung menjalankan sejumlah fungsi ekosistem yang sangat penting, yang banyak di antaranya bergantung pada kita, seperti penyebaran benih, konsumsi serangga, daur ulang bahan mati, misalnya, burung nasar, dan penyerbukan.

“Jika kita kehilangan spesies, maka kita kehilangan fungsi-fungsi ini," katanya.

Matthews memberi contoh bahwa di kepulauan Mauritius dan Hawaii, semua atau hampir semua burung pemakan buah asli atau burung pemakan buah telah punah. Hal tersebut menurutnya  dapat memicu "kepunahan susulan. Karena Mauritius kini memiliki banyak spesies pohon yang terancam

"Frugivora merupakan fungsi yang penting, karena dengan memakan buah-buahan dan kemudian berpindah-pindah, burung akan menyebarkan benih tanaman tempat buah-buahan itu berada," kata Matthews sebagaimana dikutip dari Reuters.

Kepunahan yang terdokumentasi sebagian besar terjadi di pulau-pulau. Hilangnya habitat dapat berdampak besar mengingat isolasi dan berkurangnya wilayah yang terlibat.

“Sementara masuknya hewan seperti tikus, kucing, dan mencit dapat berdampak besar mengingat evolusi ketidakmampuan terbang di antara banyak burung endemik pulau yang membuat mereka tidak dapat melarikan diri dari predator baru,” kata Matthews.

Karena ulah manusia

Penyebab lain menurut  Matthews adalah perburuan manusia yang menjadi salah satu penyebab utama kepunahan di masa lalu dan masih menjadi masalah di beberapa wilayah. Menangkap burung untuk perdagangan burung penyanyi merupakan masalah besar, terutama di Asia Tenggara.

Wilayah dan spesies tertentu memiliki faktor yang lebih spesifik. Misalnya, malaria burung, yang dibawa oleh manusia, telah memicu sejumlah besar kepunahan di Hawaii - khususnya di antara burung endemik Hawaii - di mana burung tersebut tidak memiliki kekebalan alami.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2