Siswa SMA Islam Athirah Pamerkan Kreativitasnya, Ada Kompos dan Seni Daur Ulang

oleh -16 kali dilihat
Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Pamerkan Kreativitasnya, Ada Kompos dan Seni Daur Ulang

Klikhijau.com – Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Kota Makassar menggelar kegiatan Athirah Baruga Education Expo dengan Tema “Menggali Potensi untuk Kreativitas Tanpa Batas”, Kamis 24 November 2022.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pameran dan persentasi hasil karya kreativitas siswa yang merupakan hasil project akhir siswa kelas XII. Adapun hasil karya yang dipamerkan antara lain Karya Tulis Ilmiah (KTI), launching website, komik digital dan buku dan hasil karya daur ulang sampah.

Para siswa yang dibagi dalam kelompok kecil sangat antusias bercerita tentang bagaimana mereka berproses menjalankan tugasnya. Sebagian siswa juga mengerjakan tugasnya secara individu.

Dari beberapa tim kelompok yang ada, para siswa memilih kreativitas daur ulang sampah. Setidaknya ada tiga kreativitas daur ulang sampah yang dibuat para siswa antara lain aneka kerajinan tangan dari sampah plastik, kompos hingga sabun cuci dari minyak jelantah.

KLIK INI:  Rasa memiliki di Rumah Hijau Denassa

Meski waktunya cukup singkat, para siswa berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Misalnya beberapa kelompok yang sukses membuat kompos dengan memanfaatkan sampah organik di lingkungan sekolahnya.

“Ini adalah kompos yang kami buat dari sampah daun yang kami kumpulkan di sekolah. Sampah daun kami cacah memakai blender, lalu kami campurkan cairan pengurai EM4. Waktunya hanya satu minggu jadi tidak banyak yang kami produksi,” kata seorang siswa SMA Islam Athirah.

Pengetahuan membuat kompos tersebut didapatnya melalui internet. Mereka mengaku sangat senang bisa membuat langsung dengan peralatan seadanya.

“Tidak ada kendala karena bahannya banyak. Untuk cairan EM4 kami modifikasi sedikit dengan menambahkan larutan gula,” tambahnya.

KLIK INI:  Kearifan Ekologis Masyarakat Adat Kajang dalam Melestarikan Lingkungan

Menariknya, kompos buatan para siswa SMA Islam Athirah telah mereka kemas dan diberi nama. Mereka bahkan sudah menjual produknya ke pengunjung saat pameran dengan harga Rp. 5000 hingga Rp. 10.000 satu kantong sekira 500 gram.

Beberapa pembelinya adalah teman-temannya sendiri yang ikut menyaksikan pameran inovasi yang berlangsung sangat meriah.

“Kami tertarik mengembangkannya nanti agar sampah organik bisa didaur ulang,” kata seorang siswa lainnya.

Selain kompos, ada pula satu kelompok siswa yang berhasil membuat sabun cuci dari minyak jelantah. Sabun cuci mereka buat dalam waktu satu pekan. Dikemasnya dalam bentuk sabun batangan dengan aroma khas kopi. Yah, mereka mencampurkan aroma kopi pada sabun buatannya.

Ada pula sejumlah kerajinan tangan seperti hiasan dinding, feshen daur ulang dan hiasan dari bubur kertas. Sepintas lalu, hasil karya siswa ini cukup memukau pengunjung dan juri yang diminta khusus memberi penilaian pada kreativitas siswa.

 

Sejauh ini, SMA Islam Athirah telah menelorkan sejumlah karya tulis ilmiah dan produk inovasi yang memenangi lomba di tingkat nasional. Pihak sekolah berharap, kreativitas siswa terus berkembang dan dapat berkontribusi pada perubahan dalam masyarakat.

“Ke depan, pameran inovasi dan karya kreativitas siswa akan digelar lebih besar lagi. Semoga bisa digelar di mall agar pengunjung lain bisa ikut serta menyaksikan karya siswa,” kata Dr Bakry Liwang, Wakasek Bidang Kurikulum SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

KLIK INI:  Siswa SMA Islam Athirah Komitmen Tumbuhkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan