Sintrong, Liar dan Meresahkan tapi Menyimpan Banyak Manfaat

Klikhijau.com – “Untuk apa?” Tanya Asbar ketika saya memotret rumput liar di pinggir lapangan speak bola Desa Kindang. Saya tak menjawab pertanyaannya, hanya tersenyum saja sambil mencari tahu apa nam...

Sintrong, Liar dan Meresahkan tapi Menyimpan Banyak Manfaat
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – “Untuk apa?” Tanya Asbar ketika saya memotret rumput liar di pinggir lapangan speak bola Desa Kindang. Saya tak menjawab pertanyaannya, hanya tersenyum saja sambil mencari tahu apa nama rumput liar tersebut.

Setelah memasukkan diaplikasi pendeteksi nama tumbuhan, keluarlah nama sintrong. Tumbuhan ini merupakan gulma yang tumbuh liar. Ia sangat mudah ditemukan di pinggir jalan, di kebun atau pada lahan terlantar. Keberadaannya cukup meresahkan bagi petani.

Tumbuhan berdaun hijau tua ini memiliki nama ilmiah Crassocephalum crepidiodes. Ia termasuk dalam anggota suku Asteraceae yang bisa tumbuh  pada ketinggian di atas 200 m dpl.

Sintrong termasuk terna atau berbatang lunak. Ia bisa tumbuh hingga 1 meter. Ketika diremas maka akan mengeluarkan bau aromatis.

[irp]

Jika ditelisik, maka kita akan temukan bahwa sintrong memiliki penampilan yang menarik dan menakjubkan. Daunnya yang berwarna hijau tua memiliki bentuk yang tidak biasa, dengan tepi yang bergerigi dan sedikit melengkung ke dalam.

Pada helaian daunnya bundar telur terbalik atau jorong memanjang dengan pangkal menyempit berangsur sepanjang tangkai daunnya dengan ujung meruncing.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: