Sebab Angin Tak Mengenal Wangi Tubuhmu

Sebab Angin Tak Mengenal Wangi Tubuhmu   Angin bulan Desember biasanya bertiup agak kencang, katamu sembari mengalungkan tanganmu di pundakku. Bulan yang senantiasa ingin kuhilangkan dari...

Sebab Angin Tak Mengenal Wangi Tubuhmu
Bacakan Artikel

Sebab Angin Tak Mengenal Wangi Tubuhmu


 

Angin bulan Desember biasanya bertiup agak kencang, katamu sembari mengalungkan tanganmu di pundakku.

Bulan yang senantiasa ingin kuhilangkan dari kalender tersebab tak mampu melihat salju dari negeri tetangga.

Bulan yang senantiasa menambahkan pekerjaan baru untuk membereskan halaman dari daun gugur
Dan juga ingatan panjang tentangmu.

Namun, bukankah merutuki angin sama saja merutuki takdir?
Apakah kita tidak akan lebih sabar dari nelayan yang gagal melaut?
Apakah kita tidak akan lebih sabar dari isi perut yang jarang diberi isi?
Ataukah kalah menghadapi tangis anak-istri?

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: