Grup BUMI Rilis Laporan Berkelanjutan 2020, Ini Isinya!

oleh -44 kali dilihat
Grup BUMI Rilis Laporan Berkelanjutan 2020, Ini Isinya!
Laporan Keberlanjutan 2020 BUMI - Foto/https://investor.id

Klikhijau.com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terus berupaya membangun komitmen kuat dalam implementasi lingkungan, sosial dan tata kelola  atau Environmental, Social and Governance (ESG).

Emiten batu bara raksasa ini juga telah menyusun Laporan Berkelanjutan 2020 (Sustainability Report 2020) yang ke-5. Mereka mengusung narasi: ‘Membangun Ketahanan di Tengah Ketidakpastian Untuk Menjaga Keberlanjutan’.

Dilansir dari CNBCIndonesia (18/8/2021), sustainability yang dirilis BUMI dan KPC selalu berdasar pada standar terkemuka di dunia, yakni Global Reporting Initiative (GRI).

Untuk laporan  berkelanjutan 2019, BUMI meraih Gold Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) Award 2020. Capaian ini diberikan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) dan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).

KLIK INI:  Apa Itu Keberlanjutan atau Sustainability?
Target penurunan emisi

Deputy President Director BUMI, Adika Nuraga Bakrie, mengatakan, pihaknya mendukung target penurunan emisi Green House Gas (GHG) yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Seperti diketahui, Kementerian ESDM telah memasang target khusus penurunan emisi GHG sebesar 314 juta ton CO2 hingga tahun 2030.

“Dalam upaya menghambat dan mereduksi dampak tersebut, kami berkomitmen untuk menjalankan operasi bisnis yang lebih efisien dan mengurangi emisi karbon dalam setiap aktivitas usaha kami,” kata Adika Nuraga Bakrie.

Sejauh ini, BUMI juga telah menerima Gold Rank award dari NCSR selama tiga tahun berturut-turut. Ini menjadi satu bukti dan portofolio bahwa bisnis ini selalu berkembang dalam kinerja pengungkapan aspek-aspek ESG.

Untuk memperkuat praktik pada aspek Environmental, Social and Governance perusahaan, BUMI membentuk Komite ESG pada 15 Januari 2021 dan salah satu diskusi utama adalah target emisi GHG.

Komite ESG menggarisbawahi urgensi menetapkan target penurunan emisi GHG dan menyediakan pengukuran untuk melacak pencapaian terhadap target tersebut.

BUMI juga telah menetapkan target Emisi GHG 2021 dalam sustainability report 2020 BUMI yaitu KPC menetapkan target penurunan emisi sebesar 151.626,9 ton CO2eq, sedangkan Arutmin menetapkan target penurunan emisi sebesar 114.461 ton CO2eq.

KLIK INI:  Progresif, Timor Leste Akan Jadi Negara Pertama yang Merdeka dari Sampah Plastik

Pada semester I-2021, BUMI bahkan telah mencapai kinerja lingkungan yang cukup baik khususnya dalam praktik penurunan emisi GHG.

KPC telah menurunkan emisi GHG nya secara signifikan sebesar 9,8% menjadi 913.338,35 CO2eq dari 1.012.535,14 CO2eq pada periode yang sama tahun 2020.

Penurunan emisi GHG dalam sistem produksi adalah salah satu komitmen perusahaan ini dalam hal berkontribusi bagi bangsa Indonesia dalam mendukung netral karbon dan salah satu indikator utama kinerja ESG Perseroan.

Selain itu, program penurunan emisi GHG di KPC adalah penggantian truk dengan overland conveyor (OLC) untuk akomodsi batubara.

Juga meminimalkan engine uprate dan fuel burn rate untuk penghematan bahan bakar dalam transportasi batubara dan overburden, yang diperkuat dengan proyek digitalisasi dan realtime monitoring dalam operasi tambang.

Selain itu KPC juga membuat program revegetasu untuk penyerapan CO2 sebagai upaya pengurangan emisi GHG.

BUMI dan anak-anak usahanya seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) juga sudah mengeluarkan Laporan tersebut dengan judul Energi Batubara Yang Berkelanjutan di Tengah Pandemi.

Laporan ini dapat diunduh di www.kpc.co.id/sustainability-report.

KLIK INI:  Menarik, Emisi Karbon Dapat Disulap Jadi Bahan Bakar Berkelanjutan