Sastra Hijau
Media yang concern pada isu lingkungan, kehutanan, konservasi dan green life style
Sorotan
Sajak-sajak Renungan Semesta Yanuar Abdillah Setiadi
Sajak-sajak Renungan Semesta Yanuar Abdillah Setiadi (1) Nilai Pada apa kau sandarkan sebuah nilai kehidupan Apakah pada puisi-puisi yang mengasuh j...
Matamu Sungai Kecil
Warna Hujan kubisikan padamu sekali lagi dan terakhir, wanaria warna hujan selalu sama? entah kau sedang sendiri atau berada pada sebuah pesta atau...
Mata Waktu
Mata Waktu orang-orang sedang sibuk menghitung kartu domi di kepalanya. dan kau sibuk menyeruput kopi hitam tak bergula itu. "hidup adalah permain...
Tak Ada Sesiapa di Perut Ikan
Pepohonan Hilang di Mata Kau datang berteriak Di belakangmu kata-kata lengang tak bergerak Kau membuang jubahmu ke tanah kering gersang Kau tela...
Para Pembunuh Bumi
Hujan sejak sore masih menyisakan cuaca basah. Apparalang sudah ditutup sejak magrib tadi, tapi lampu pijarnya masih dibiarkan tetap menyala, meremangi meja dan...
Sebagai Hujan di Tubuhmu
Sebagai Hujan di Tubuhmu aku ingin tiba di tubuhmu sebagai hujan hujan tiba pada saat tak terduga, seperti kemarin itu saat ibu sedang mengaduk cen...
16 Novel yang Menggugah Kesadaran akan Bahaya Perubahan Iklim
Klikhijau.com – Penulis sastra memiliki kekuatan berjalan ke masa lalu dan juga menyusup ‘ke masa depan”. Karya sastra, misalnya novel meski fiksi, tapi mampu...
Membaca Sederet Puisi Berdiksi Burung dari Si Burung Merak
Klikhijau.com – Jika ditelisik lebih dalam, kita akan menemukan banyak puisi WS. Rendra yang berdiksi alam. Bagi lelaki bernama lengkap Dr. (H.C.) Willibrordus...
Bagaimana Cara Pepohonan Makan?
Riwayat Pohon-Pohon Dalam dua bola mata kecil kanak-kanakmu Pepohonan meriwayatkan dirinya Tentang kejayaan masa lalu Dan umur panjang Manusia...
Mata Kunang-kunang
Malam tiba. Kamu terbaring di sampingnya. Lagu Bugis terus mengalun. Terus mengalun. Menampar-nampar sepi. Meramu malam lebih eksotis. Di luar gerimis sedang...
Ishmael, Sebuah Kisah Epik Ketergantungan Satu Sama Lain antar Manusia dan Gorila
Klikhijau.com - Tiga tahun yang lalu, teman baik saya di Yogyakarta berkunjung ke Shopping Center. Saat ia berkeliling, mungkin ia teringat bahwa saya sangat m...
Menuai Sampah dalam Hujan
Sumur Ayah orang-orang bertanya ke mana sumur di kebun ayah menghilang? aku berlari ke rumah berteriak memanggil ayah dari luar ayah keluar,...
Pintu dari Babatan Hutan
Sekarat Berkarat ia duduk di tepi jurang di belakang rumahnya tiga meter dari sungai biarkan sunyi tiba di matanya pelan, sangat pelan hujan turun...
Pohon-pohon yang Ditumbuhi Gerimis
Seorang lelaki menghampiriku. Ia mengenakan baju kaos oblong partai politik. Berwarna biru berpadu putih. Di tangannya ada kapak dengan gagang berwarna hijau....
Setandus Apakah Bumi Sekarang?
Kursi Kayu di Ruang Tamu Kursi dari batang nangka itu masih setia menunggui tamu di ruang tamu Sejak kepala desa baru terpilih Ruang tamu mulai sep...