Minum Kopi dan Teh Dapat Menekan Risiko Stroke dan Demensia

oleh -61 kali dilihat
Kopi hitam
Kopi hitam/foto-ist

Klikhijau.com Dua jenis minuman, kopi dan teh. Telah menjadi minuman paling favorit untuk bersantai.

Bahkan sangat banyak yang  telah menjadikannya kebutuhan—tak ada hari tanpa minum kopi atau minum teh.

Hanya saja, biasanya ada yang hanya menyukai kopi ada pula yang hanya menyukai teh. Ada pula yang bisa menikmati keduanya.

Namun, baik orang yang hanya suka kopi atau teh saja, atau  menyukai keduanya dan meminumnya berselang-seling. Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PloS Medicine aktivitas tersebut bisa mengurangi risiko stroke dan demensia.

KLIK INI:  Rupanya Pembalut Sekali Pakai Berbahaya Bagi Lingkungan

Meminum kopi juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena demensia pasca stroke. Kedua penyakit ini (stroke dan demensia) adalah bahaya kesehatan yang telahtersebar luas.

Kedua penyakit ini telah membawa beban ekonomi dan sosial yang berat di seluruh dunia. Stroke menyebabkan lebih dari 10 persen kematian tahunan secara global, dan terkadang memicu demensia pada penderitanya.

Jadi, kedua penyakit ini bisa saling “mendukung” untuk merampas kesehatan setiap orang.

“Penelitian sebelumnya telah mengungkapkan keterlibatan kopi dan teh dalam perkembangan stroke dan demensia. Namun, sedikit yang diketahui tentang hubungan antara kombinasi kopi dan teh dan risiko stroke, demensia, dan demensia pasca stroke. Oleh karena itu, kami bertujuan untuk menyelidiki hubungan kopi dan teh secara terpisah dan dalam kombinasi dengan risiko pengembangan stroke dan demensia, ”tulis penulis penelitian tersebut.

Jumlah yang bisa dikonsumsi

Dengan mempelajari 365.682 peserta dari Biobank Inggris (dengan rentang usia 50 hingga 74), yang direkrut antara tahun 2006 dan 2010 dan diikuti hingga 2020, para ilmuwan dari Universitas Kedokteran Tianjin di China telah menemukan bahwa minum kopi dan teh dapat memiliki efek kesehatan yang sangat bermanfaat.

Peserta yang minum dua sampai tiga cangkir kopi atau tiga sampai lima cangkir teh per hari. Bisa juga kombinasi empat hingga enam cangkir kopi dan teh memiliki insiden demensia atau stroke terendah.

KLIK INI:  Motivator Lingkungan: Ambil Sisi Positif dari “Social Distancing” dengan Tetap Happiness

Mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi dan dua hingga tiga cangkir teh setiap hari. Mereka memiliki risiko stroke 32 persen lebih rendah dan risiko demensia 28 persen lebih rendah. Itu jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi minuman tersebut.

Selain itu, minum kopi sendiri atau dikombinasikan dengan teh tampaknya secara signifikan mengurangi risiko demensia pasca stroke.

Namun, karena Biobank Inggris mencerminkan sampel yang relatif sehat dibandingkan dengan populasi umum, mungkin ada masalah dalam menggeneralisasi temuan ini.

Juga, karena hanya sedikit orang yang mengalami stroke (10.053) atau demensia (5.079) dalam kohort yang diteliti, mungkin sulit untuk memperkirakan tingkat yang akurat untuk populasi yang lebih besar.

Akhirnya, untuk sementara dapat disimpulkan bahwa kopi dan teh melindungi terhadap stroke, demensia, dan demensia pasca stroke. Hubungan sebab akibat  keduanya  ini jelas belum ditemukan.

Karena itu, untuk lebih jelasnya perihal temuan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Tujuannya untuk menilai secara komprehensif efek minuman ini terhadap kesehatan fisik dan mental.

Jadi, selamat  minum kopi dan minum teh.

KLIK INI:  Cita Rasa Kopi Bisa Dipengaruhi oleh Jenis Gelas yang Dipakai