Perihal Hujan yang Mengenangmu

Perihal Hujan yang Mengenangmu   ginri' telah bertumbuh di mata sunyi, Arunika lapukkan rindu dalam jarak dalam peluk tiada musim hujan mengenangmu kini sebagai burung pipit yang menung...

Perihal Hujan yang Mengenangmu
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Kindang, Januari 2024

Bunyi Dedaunan


 

bunyi daun pisang yang disapa angin sampai di kamar. di mana aku sedang menatap parang malaysia yang baru kuasah.

parang itu sengaja kuletakkan di samping tempat tidur. buat jaga-jaga jika ada yang mencuri ciuman dari bibirku dalam mimpi.

pagi ini, sepiring pisang goreng tersaji di meja. aku menikmatinya sambil bayangkan, daun-daunnya kutebas tiada sisa. sinar matahari tiba menyapa tanah

sejak parang mudah diasah tajam. peluang pohon kecil tumbuh besar mengecil pula

bunyi dedaunan jadi suara yang dianggap mengusik dan merampas rupiah

Januari 2024

Pesta Pora Buah


 

ini telah januari, Dewi
tapi hujan tak segarang januari lalu
hujan lupa berhenti
lupa masuk ke mata waktu

di januari, hujan biasanya terus tiba
siang dan malam
jemuran tak kering-kering. payung terus saja kuyup

ayah baru saja dari kebun
matanya binar cerah
buah kopi lebih banyak dari tahun lalu, katanya

setelah kemarau beberapa bulan
pohon buah berpesta

ayah ingin membeli paying beraneka warna
hadiah untuk cucunya saat berangkat ke sekolah
tapi, hujan tak lagi sering datang, keluhnya

ayah tetap saja ingin beli payung
bisa dipakai kapan saja, bahkan saat terik, katanya.

Januari 2024

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2