Penikmat Banjir yang Bahagia

Persimpangan   aku jadi daun-daun saat berkunjung ke kotamu kemarin daun-daun yang ditiup angin sepoi lalu lena lalu jatuh saat hujan sedang menggarang arang jalan ke rumahmu berubah a...

Penikmat Banjir yang Bahagia
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Persimpangan


 

aku jadi daun-daun saat berkunjung ke kotamu kemarin
daun-daun yang ditiup angin sepoi
lalu lena
lalu jatuh
saat hujan sedang menggarang arang

jalan ke rumahmu berubah aliran sungai
terapung aku
hanyut lewati pintu rumahmu
tak ada kamu
hanya ada genangan dan kenangan

aku terus ke dapurmu
mencari kopi
tapi tak ada dapur
hanya ada kolam ikan

aku terapung ke kamarmu
tak ada tempat tidur
meja kerja
lampu hias
hanya ada sisa air matamu di tembok

di kotamu, jadi daun adalah hukuman
saat terik, tenaga mengering urai polusi
ketika hujan, hanyut pada banyak jalan persimpangan

tandabaca, 21 Desember 2024

Penikmat Banjir yang Bahagia


 

dua orang anak kecil berenang di jalan
tanpa pakaian
seorang lelaki dewasa memarahi mereka
karena telanjang di tempat umum

bikin malu, katanya

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2