Meski Meresahkan, Kelelawar adalah Sekutu Bagi Petani

Klikhijau.com –  Kelelawar jadi satwa paling diantisipasi saat musim buah. Pada buah tertentu, misalnya langsat, satwa ini akan menyerbunya hingga tiada sisa. Karenanya, satwa noktural ini dianggap...

Meski Meresahkan, Kelelawar adalah Sekutu Bagi Petani
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Kelelawar jadi satwa paling diantisipasi saat musim buah. Pada buah tertentu, misalnya langsat, satwa ini akan menyerbunya hingga tiada sisa.

Karenanya, satwa noktural ini dianggap meresahkan, khusus bagi petani. Meski begitu, dunia internasional telah menetapkan 17 April sebagai Hari Apresiasi Kelelawar Internasional.

Anggapan kelelawar sebagai satwa yang banyak merugikan, khususnya bagi petani sepertinya harus diperbaharui ulang. Dilansir dari Ecowatch, sebab sebuah penelitian baru menunjukkan bagaimana kelelawar bisa menjadi sekutu pertanian, karena mereka memakan “hama” tanaman yang penting.

Studi berjudul “Penilaian metabarcoding terhadap pola makan kelelawar pemakan serangga di Pulau Madeira, Makaronesia,” itu diterbitkan dalam Journal of Mammalogy.

Menurut siaran pers dari Universitas Oxford, para peneliti menemukan bahwa mendorong kelelawar dapat bermanfaat bagi upaya konservasi, serta bagi petani lokal.

Dr. Ricardo Rocha, rekan penulis penelitian yang juga seorang profesor di departemen biologi di Universitas Oxford dalam siaran persnya mengatakan, kelelawar sering mendapat reputasi buruk.

“Studi kami menyoroti pentingnya kelelawar, mengungkapkan bahwa meskipun kebiasaan malam hari dan gaya hidup mereka yang penuh rahasia membuat mereka sulit ditangkap oleh banyak orang, kelelawar pemakan serangga memainkan peran penting dalam ekosistem yang mereka huni dan, melalui jasa ekosistem yang mereka berikan, mereka dapat membantu manusia dalam berbagai cara,” katanya.

Memiliki kemampuan terbang yang hebat

Kelelawar memiliki kemampuan luar biasa untuk terbang, sehingga mereka telah menjajah berbagai pulau samudera, termasuk Madeira yang subtropis di Portugal, dan kehadiran mereka bermanfaat bagi para petani di pulau tersebut.

Bisa dibayangkan, sekitar seperlima spesies mamalia adalah kelelawar. Mereka memainkan peran yang sangat penting dalam ekosistem pulau, karena lingkungan ini biasanya mempunyai mamalia jauh lebih sedikit dibandingkan habitat daratan. Namun, pola makan kelelawar yang tinggal di pulau secara tradisional kurang diteliti.

Ada tiga jenis kelelawar yang diamati tim peneliti mengamati, yakni kelelawar yang hidup di pulau Madeira – Madeira Lesser Noctule ( Nyctalus leisleri verrucosus ), Madeira Pipistrelle ( Pipistrellus maderensis ) dan Kelelawar Telinga Panjang Abu-abu ( Plecotus austriacus ).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2