Kopi di Separuh Napas Ayah

Kopi  dan Separuh Napas Ayah   angin menyusup dari celah dinding. bawa aroma pohon kopi yang buahnya telah berpindah ke dalam gelas. tunggui mulut mengajaknya mendingin di dalam tubuh tak...

Kopi di Separuh Napas Ayah
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Kopi  dan Separuh Napas Ayah


 

angin menyusup dari celah dinding. bawa aroma pohon kopi yang buahnya telah berpindah ke dalam gelas. tunggui mulut mengajaknya mendingin di dalam tubuh

tak ada lagi warna merah cerah. kopi telah berubah hitam pekat, tak lama lagi mengalir ke aliran darah. jadi cerita panjang pada malam-malam gerimis

seorang lelaki kehilangan separuh napas memikul kopi yang baru dipetiknya, ia menggadai kesehatannya. bertarung dalam hujan yang terus tiba membawa wajah banjir dan tanah longsor, juga wajah anaknya di kota seberang.

di sebuah warkop, sepasang remaja menyeruput kopi. mereka lupa wajah ayahnya yang kehilangan separuh napasnya memikul kopi, demi sebuah story di media sosial

2024

Ikan dalam Kepala


 

malam-malam kau memikul pasar ke atas bukit itu. kau ingin membuat kolam untuk ikan-ikan. ikan yang tiap hari berenang di kepalamu sebagai saha

di atas bukit itu, kau menggali tanah, lalu menemboknya agar air tak tumpah ke dalam celana dalammu

berhari-hari setelah kolam ikan itu usai. kau pergi ke danau memancing ikan. dan istrimu setia menunggu pagandeng di pinggir jalan. ia selalu tahu kau suka ikan bolu yang ditumis dengan lombok keriting.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2