Kopi di Separuh Napas Ayah

Kopi  dan Separuh Napas Ayah   angin menyusup dari celah dinding. bawa aroma pohon kopi yang buahnya telah berpindah ke dalam gelas. tunggui mulut mengajaknya mendingin di dalam tubuh tak...

Kopi di Separuh Napas Ayah
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

sepulang dari memancing, kau akan lahap melahap ikan bolu tumis buatan istrimu. dan ikan yang kau tangkap itu, kau bawa ke atas bukit, melepasnya di kolam itu.

ikan-ikan di dalam kolammu bertambah, kau terus menggali tanah, membuatnya lebih luas.

juni menua dan berganti juli, hujan tiba lebih sering dari asap dapur. ikan-ikan di atas bukit itu menari dalam rintik hujan yang jatuh dengan puitik ke dalam kolam.

air semakin meruah, kolam itu penuh lalu jebol. air tak hanya masuk ke dalam celana dalammu, juga pada kamar, ruang tamu, dan lemari.

ikan-ikan berpindah ke kepalamu sebagai saha dan istrimu entah berpindah ke dapur siapa

2024

Beburung dan Sebuah Kafe


 

tomat telah memerah di ladang. kau tak memetiknya. membiarkannya jatuh ke tanah jadi apa saja.

kau ingin cacing rasakan memakan saus tomat ala restoran dan beburung meminum airnya serupa jus tomat dari sebuah kafe di tengah kota

kau tahu, tak ada cacing pernah ke restoran, tapi banyak beburung sering keluar masuk kafe sambil membawa tomat yang memerah darah

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2