10 Fakta Menarik tentang Nanas Madu yang Perlu Diketahui

Klikhijau.com – Jika kita membahas buah cukup mudah ditemui di Indonesia, maka buah nanas bisa menjadi salah satunya. Jenisnya beragam. Namun jika sahabat hijau butuh nanas yang kualitas premium, m...

10 Fakta Menarik tentang Nanas Madu yang Perlu Diketahui
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Jika kita membahas buah cukup mudah ditemui di Indonesia, maka buah nanas bisa menjadi salah satunya. Jenisnya beragam.

Namun jika sahabat hijau butuh nanas yang kualitas premium, maka pilihannya bisa jatuh pada satu varietas lokal, yaitu nanas madu.

Di balik ukurannya yang mungil dan dagingnya yang empuk, buah khas lereng gunung ini tidak hanya enak, tetapi juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan serta karakteristik unik yang membedakannya dari jenis nanas lain

Berikut ini adalah 10 fakta menarik tentang nanas madu yang perlu kamu ketahui:

[irp]



  • Waktu berbuah dan panen bisa diatur



Jika sahabat hijau berpikir tanaman nanas memiliki waktu berbuah secara alami, itu tak sepenuhnya salah. Sebab kodratnya setiap tanaman memiliki waktu berbuah sendiri tanpa intervensi manusia.

Namun, bagi nanas madu yang dibudidayakan, petani memiliki cara tersendiri untuk mengatur waktu berbuah dan juga masa panennya



  • Mengandung rasa manis alami



Berbeda dengan nanas biasa yang sering kali meninggalkan rasa gatal atau sensasi "mengigit" di lidah setelah dimakan, nanas madu cenderung lebih ramah di mulut. Hal ini dikarenakan kadar asamnya yang lebih rendah dan kandungan gulanya yang tinggi, mirip seperti manisnya madu alami.


  •  Ukuran lebih mungil, daging lebih empuk



Jika dibandingkan dengan nanas subang atau nanas bogor, nanas madu umumnya memiliki ukuran fisik yang lebih kecil dan cenderung bulat. Namun, jangan salah, bagian tengah atau "bonggol" nanas madu jauh lebih empuk dan renyah, sehingga bisa ikut dimakan tanpa perlu dibuang.

[irp]



  • Mudah dikupas



Mengupas nanas memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Namun, nanas madu cenderung lebih mudah dikupas.  Kulit nanas madu cenderung memiliki "mata" yang tidak terlalu dalam menembus ke daging buah.

Hal ini membuat proses pengupasan menjadi jauh lebih mudah dan tidak banyak membuang bagian daging buahnya yang berharga.



  • Jika Jawa ada Pemalang, Sulsel ada Barru



Kabupaten Pemalang (Jawa Tengah) dikenal sebagai sentra budidaya nanas madu terbesar. Namun, jika sahabat hijau bergeser ke Sulawesi Selatan (Sulsel) dan mencari sumber nanas madu, maka jawabannya ada di Kabupaten Barru, tepatnya di Desa Jangang-Jangang.

Desa yang berada pada ketinggian 400 Mdpl itu beberapa tahun terakhir sedang gencar membudidayakan nanas madu. Beberapa tahun ke depan, produksi nanas madu di desa ini akan melimpah.

[irp]



  •  Membantu meredakan peradangan



Kandungan antioksidan yang tinggi dikombinasikan dengan enzim bromelain membuat nanas madu memiliki sifat anti-inflamasi alami. Mengonsumsi buah ini secara rutin dalam porsi yang pas dapat membantu mengurangi peradangan pada sendi (artritis) serta mempercepat pemulihan jaringan tubuh setelah berolahraga berat.


  • Tanaman monokultur



Nanas lebih menyukai lahan terbuka. Tanpa naungan. Pun tanpa berdampingan dengan tanaman lain. Ia tumbuh dengan nyaman dalam kesendirian tanpa perlu berbagi ruang hidup dengan tanaman lain.


  • Butuh lahan terbuka



Di Kabupaten Barru, tepatnya di Desa Jangang-Jangang, yang merupakan sentra buah nanas madu. Jika sahabat hijau berkunjung akan menemukan lahan yang terbuka. Tanpa naungan pohon—isinya adalah hamparan tanaman nanas.

Nanas madu lebih menyukai terkena sinar matahari langsung. Membiarkan dirinya terpanggang. Tanaman ini cukup tangguh berhadapan dengan cuaca panas.



  • Kaya kandungan enzim bromelain



Nanas madu kaya akan enzim bromelain. Enzim ini berfungsi memecah protein di dalam pencernaan. Karena kemampuannya ini, jus nanas madu sering digunakan sebagai bahan alami untuk memarinasi daging sapi atau kambing agar teksturnya menjadi jauh lebih empuk sebelum dimasak.


  • Rendah kalori, padat nutrisi



Jika ingin menjaga berat badan, maka nanas madu bisa jadi camilan andalan yang aman.  Meskipun memiliki rasa sangat manis, namun kandungan kalorinya  relatif rendah, tapi  angat kaya dengan vitamin C, vitamin B kompleks, serta serat alami yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan imunitas tubuh.

[irp]