Pertemuan Membara dengan Raja-udang Merah Sulawesi

Klikhijau.com - Pagi itu cuaca tak menentu. Pagi itu, Jumat, 15 Desember 2023. Pagi-pagi sekali saya tetirah ke kawasan wisata Bantimurung, Maros. Bermaksud menikmati keriuhan warna-warni kupu-kupu di...

Pertemuan Membara dengan Raja-udang Merah Sulawesi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pagi itu cuaca tak menentu. Pagi itu, Jumat, 15 Desember 2023. Pagi-pagi sekali saya tetirah ke kawasan wisata Bantimurung, Maros. Bermaksud menikmati keriuhan warna-warni kupu-kupu di kawasan wisata tirta ini.

Selepas memarkir kendaraan, saya menyapa punggawa Resor Bantimurung. Junaidi Sam, Kepala Resor Bantimurung menyambut saya. Kami berdiskusi sejenak di pelataran pusat informasi Bantimurung. Tepat di bawah kaki menara karst. Bangunan dua lantai itu adalah hibah dari JICS ke Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Bangunan megah yang pendiriannya diawasi langsung oleh konsultan asal negeri matahari itu.

“Apakah kupu-kupunya sudah ramai di Telaga Kassi Kebo?” Begitu pertanyaan yang saya lemparkan ke Junaidi. “Sudah ramai Bang. Sudah ramai sejak hujan sudah mulai turun,” jawabnya.

Saya kemudian mengutarakan maksud kedatangan bertamu. Mengobrol, sembari mengeluaran kamera dari tas. Junaidi lalu menyambarnya. Memotret dua kupu-kupu yang asyik mengisap nektar pada bunga pagoda. Bunga pagoda yang berada di halaman kantornya.

Nampak beberapa kupu-kupu terbang di mana-mana. Awal musim hujan memang pertanda musim kupu-kupu mulai bersemi. Jika beruntung kita bisa menemukannya berkumpul dalam jumlah besar, terutama di tepian sungai.

Karena itu saya ingin bergegas menuju titik pengamatan. Junaidi kemudian mengiringi saya. “Saya antar sampai di air terjun,” kilahnya.

Kawasan wisata pada pagi hari masih sepi, apalagi masih di bawah pukul 9 pagi. Hanya nampak kesibukan beberapa petugas sedang menyingkirkan sampah. Sang kepala resor sesekali menegur petugas yang sedang melaksanakan kewajibannya itu.

“Tak apa-apa sendiri ya, saya antar sampai di sini saja,” pungkas Junaidi sebelum kami berpisah. Saya kemudian mengucapkan terima kasih atas keramahannya.

Air terjun masih mengalirkan air dengan debit normal. Warnanya sudah mulai kecoklatan. Meski hujan beberapa pekan terakhir ini belum membuat airnya meluap.

[caption id="attachment_30068" align="alignnone" width="898"]burung raja-udang merah sulawesi burung raja-udang merah sulawesi - Foto: Taufiq Ismail[/caption]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2