Perihal Pacing, Pencegah Kehamilan dan Sejuta Manfaat Lain yang Dikandungnya

Klikhijau.com – Pacing yang tumbuh di tandabaca itu. Telah berkali-kali saya pangkas. Namun, tak lama kemudian akan kembali tumbuh. Tanaman berbuah indah ini, meski memesona tetaplah dianggap gulma...

Perihal Pacing, Pencegah Kehamilan dan Sejuta Manfaat Lain yang Dikandungnya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Pacing yang tumbuh di tandabaca itu. Telah berkali-kali saya pangkas. Namun, tak lama kemudian akan kembali tumbuh.

Tanaman berbuah indah ini, meski memesona tetaplah dianggap gulma. Dari jauh, saat tanaman ini berbuah, akan sangat mudah terlihat dan kenali. Buahnya berwarna merah cerah dengan bunga berwarna putih yang melingkupinya.

Pacing adalah tanaman yang menyukai tumbuh liar di kebun, hutan atau pinggiran hutan. Tanaman ini menyandang nama ilmiah  Costus speciosus(Koen)Sm.

Tanaman ini tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae) yang bermanfaat sebagai obat. Hanya saja pemanfaatannya sebagai obat belum dimanfaatkan dengan maksimal.

Padahal jika dimanfaatkan maksimal sebagai obat, bahan bakunya tentu akan melimpah. Sebab  tanaman berimpang ini sangat mudah tumbuh, apalagi saat musim hujan.

Ia bisa tumbuh pada tanah yang memiliki pohon naungan maupun tidak. Namun, akan tumbuh subur saat berada pada area yang terlindungi di bawah tumbuhan yang tinggi dan sedikit paparan sinar matahari.

Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut.

Pacing memiliki beragam nama yang berbeda, tergantung di mana ia tumbuh. Misalnya di daerah Sunda namanya pacing tawar dan tepung tawar.

Sementara daerah Jawa namanya puncang pancing, di Sumbar dinamai sitawar dan tawa-tawa. Sedangkan di daerah Batak bernama tabartabar, di Manado galoba utan, di Bangka bernama setawar, kelacim, dan di daerah Ambon di namai tubu-tubu.

Morfologi pacing

Widyaningrum dalam bukunya  Kitab Tanaman Obat Nusantara (2019) mengungkapkan jika  pacing berhabitus semak tegak. Ia bisa mencapai tinggi 1 hingga 1,5 meter.

Tanaman ini  berbatang tegak, silindris, lunak. Pada batangnya yang tertanam dalam tanah membentuk rimpang, warnanya hijau pucat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2