Perangi Sampah Plastik, 18 Miliar Uang AS Mengalir ke Indonesia

Klikhijau.com - Pemerintah AS melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) pada program Municipal Waste Recycling Program (MWRP) memberikan dana hibah dan bantuan teknis kepada enam organisasi m...

Perangi Sampah Plastik, 18 Miliar Uang AS Mengalir ke Indonesia
Bacakan Artikel

โ€œIni sangat positif sekali karena memang seperti kita ketahui dalam dua tahun ini secara siginifikan kita bisa melihat statistik pengurangan sampah plastik itu turun satu persen dalam komposisi sampah plastik kita, dengan adanya grant ini, enam LSM yang mendapatkan grant ini semakin mendorong bahwa partisipasi publik itu, makin kuat dalam persoalan-persoalan pengurangan sampah di Indonesia,โ€ jelas Novrizal.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Divers Clean Action Swietenia puspa lestari salah satu LSM penerima dana hibah mengatakan uang yang didapatkan senilai USD170.000 ini akan digunakan untuk mengelola sampah masyarakat di Kepulauan Seribu selama dua tahun.

Adapun program yang dilakukan oleh Divers Clean Action adalah mengkampanyekan masyarakat di Kepulauan Seribu untuk mulai mengurangi sampah plastik rumah tangga dan juga menyediakan fasilitas daur ulang sampah bagi masyarakat. Dengan begitu selain pengetahuan masyarakat bertambah, jumlah sampah plastik pun bisa dikurangi dengan signifikan.

โ€œKita juga melatih dan menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk memilah sampahnya dari sumber sehingga sampah tersebut bisa didaur ulang dengan maksimal, ketika sampah itu telah didaur ulang dengan maksimal, bisa terhubung dengan pelapak dan juga private sektor yang bekerjama dengan kami, contohnya ketika sampah plastik dikumpulkan ternyata bisa dijadikan baju, dan baju ini sudah bisa diekspor ke Eropa, dan itu adalah sampah dari Kepulauan Seribu. Tentunya itu semua untuk meningkatkan kapasitas daur ulang di Pulau agar semakin sedikit sampah yang dibawa ke Bantar Gebang atau ke laut, serta bagaimana caranya mengurangi yang larinya ke laut,โ€ ungkap Swietenia.

Selain dana hibah, kata Swietenia, pihak USAID pun memberikan bantuan lain berupa ilmu pengetahuan tentang pengelolaan sampah yang bisa dilakukan. Menurutnya dengan bantuan infomasi pengetahuan teknis tersebut bisa cukup membantu pihaknya untuk lebih bisa mengimplementasikan programnya di lingkungan masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh Ghita Intan dan pada hari Rabu 27 Maret 2019 lalu ditayangkan di voaindonesia.com dengan judul Bantu Perangi Sampah Plastik di Laut Indonesia, AS Hibahkan Dana Rp18 Miliar.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: