Pejabat Pengawas KLHK Dituntut Melatih Artikulasi dan Komunikas

Klikhijau.com - Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI atas laporan keuangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dua tahun berturut-turut harus dipertahankan, salah satu car...

Pejabat Pengawas KLHK Dituntut Melatih Artikulasi dan Komunikas
Bacakan Artikel

Selain itu Bambang juga berpesan sebagai Eselon IV yang merupakan jabatan pengawas, dituntut untuk memperkuat aspek manajerial, layaknya seorang pemimpin yang baik. Sesuai pesan Menteri LHK, latihlah artikulasi dan komunikasi dalam bekerja, yaitu dengan staf, dengan sesama pejabat Eselon IV di dalam satuan kerja atau antar satuan kerja agar organisasi dapat berjalan baik.

Inti dari organisasi adalah manajerial, inti dari manajerial adalah kepemimpinan, inti dari kepemimpinan adalah pengambilan keputusan, dan inti dari pengambilan keputusan adalah komunikasi.

[irp posts="4715" name="Kembangkan Wisata Alam Ramah Lingkungan, KLHK Luncurkan Standar Penilaian"]

"Maka jika komunikasi jelek, keputusan yang diambil pun akan buruk, hal itu menandakan kepemimpinan yang jelek," imbuh Bambang.

Pelantikan Pejabat Pengawas/Eselon IV KLHK kali ini dilakukan terhadap empat orang pegawai, yaitu (1). Suparto A.S, SE sebagai Kepala Seksi Konservasi Wilayah III, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat, (2). Ir. Moch Mulyono sebagai Kepala Sub Bagian Umum, Bagian Tata Usaha, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, (3). Rusnadi, S.PKP sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Palung, dan (4). Catur Basuki Setyawan, S.Si, M.Eng sebagai Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kapuas.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: