Ngaji Plastik, Upaya Nahdlatul Ulama Kurangi Sampah Plastik

Klikhijau.com โ€“ Kampanye pengurangan sampah, terutama plastik sekali pakai belum banyak terlihat dampaknya. Bahkan kita sangat mudah menemukan tumpukan sampah di pinggir jalan. Terlebih di tempat pemb...

Ngaji Plastik, Upaya Nahdlatul Ulama Kurangi Sampah Plastik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Kampanye pengurangan sampah, terutama plastik sekali pakai belum banyak terlihat dampaknya. Bahkan kita sangat mudah menemukan tumpukan sampah di pinggir jalan. Terlebih di tempat pembuangan sampah. Setiap hari mobil pengangkut sampah akan lalu lalang.

Jenis sampah yang mendominasi diproduksi adalah ย sisa makanan dan plastik. Kedua jenis sampah itu tidak juga lelah diproduksi oleh manusia, sebagian terangkat ke TPA, sebagian berhamburan di pinggir jalan, selokan, kanal hingga laut.

Tentu hal itu bukanlah kabar menggembirakan. Aditya Widya Putri menulis di tirto.id bahwa data TPST Bantargebang Bekasi Jawa Barat saja, ย sampah sisa makanan mencapai 39 persen dari total 7.864 ton sampah yang masuk per hari.

[irp posts="2973" name="Yuk kenalan dengan Benjamin, Seniman yang Ciptakan Gelombang dari Sedotan Plastik"]

Sampah plastik menempati urutan kedua jenis sampah yang paling banyak dihasilkan manusia Jakarta, mencapai 33 persen. Sisanya gabungan dari limbah tekstil sebanyak 9 persen, limbah berbahaya 4 persen, kayu dan rumput 4 persen, kertas 4 persen, karet/kulit 3 persen, limbah hewan peliharaan 2 persen, serta sampah lainnya 2 persen.

Data tersebut merupakan data terakhir yang dihimpun Dinas Lingkungan Hidup pada bulan Ramadan 2019. Pola konsumtif masyarakat selama Ramadan ternyata menyumbang peningkatan sampah sebanyak 4 persen ke TPST Bantargebang, sama seperti Ramadan 2018.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: