Nasib Masker Kini Berada di Gerbang Antara

Klikhijau.com –  Masker kini jadi barang wajib dikenakan ke mana-mana. Ia setia bertenggek di wajah menutupi hidung dan mulut. Satu orang setidaknya memiliki lebih dari satu masker. Memakai masker,...

Nasib Masker Kini Berada di Gerbang Antara
Bacakan Artikel

Pembuatan alat  sterilisasi itu untuk mensterilkan semacam virus Covid-19. Masker kain tidak perlu lagi dicuci  setelah digunakan selama empat jam. Cukup  masukkan saja ke dalam penyimpanan (storage) dalam waktu tertentu. Hal itu bisa membuat masker kain terbebas dari virus Covid-19.⁣

Ada tiga metode kerja alat sterilisasi ini, yakni:


  • Penggunaan  disinfeksi masker kain atau dengan ukuran sejenis di dalam pocket dengan setting default dua menit

  • Pengguna secara manual untuk disinfeksi benda-benda  di luar area pocket seperti pakian, buku, tas, laptop, dan alat elekronik lainnya dengan pengaturan default minimal dua menit

  • Ala ini bisa menempel pada logam dan mensterilkan area tertentu, seperti lemari, meja besi, kulkas dan lainnya dengan default 15 menit


Gadang priyatomo, selaku peneliti pusat penelitian metalurgi dan material LIPI mengungkapkan bahwa ia dan timnya  menggunakan dry methods (metode pengeringan) dengan sinar  UV-C yang bisa dimasukkan ke dalam storoge.

“Secara teori dengan sinar UV tipe C jarak rentangnya 200-280 nm dapat memengaruhi mikroorganisme dan sangat efektif untuk merusak protein DNA virus,” ungkapnya.

Sayangnya, alat ini seperti keterangan di atas hanya bisa digunakan untuk masker kain, tidak untuk masker medis.

[irp]

Pilih Halaman: