Nasabah Bank Sampah Menurun Drastis Selama Pandemi Covid-19

Klikhijau.com – Nasabah bank sampah menurun drastis selama masa pandemi Covid-19. Ini pertanda, kebanyakan orang mengumpul sampahnya di rumah lalu berharap terbuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)....

Nasabah Bank Sampah Menurun Drastis Selama Pandemi Covid-19
Bacakan Artikel

“Semoga pandemi ini cepat berlalu sehingga bank sampah bisa beroperasi seperti biasanya.”tutup Andi Nurdianzah.

Dalam pantauan Klikhijau, hingga saat ini bank sampah yang tersebar di tiap kelurahan di Makassar memang tidak dilengkapi APD yang memadai. Hal ini tentu sangat berisiko bagi para pengurus bank sampah.

Penurunan massal akibat pandemi

Penurunan tabungan sampah di bank sampah sejak pandemi juga dirasakan di Yogyakarta. Hal itu diakui oleh Siti Rokayah dari bank sampah lintas Winongo RW 11 Kelurahan Mijo Yogyakarta.

Walau tetap membuka pelayanan dan penerimaan nasabah, namun selama pandemi ada penurunan drastis penabung sampah.

“Berkurang drastis mas selama ada wabah, tapi tetap semangat,” kata Siti Rokayah saat dikonfirmasi akhir Maret lalu.

Nasabah bank sampah bahkan sangat sepi di Palu Sulawesi Tengah. Hal ini diakui Fitriyanti,  salah seorang pegiat bank sampah di Palu. "Selama pandemi, kami belum mengelola sampah. Tidak ada nasabah juga yang datang seperti hari biasa," katanya saat dihubungi Klikhijau, Senin 4 Mei 2020.

Penurunan nasabah juga dirasakan di Bank Sampah Sahabatku Purbalingga, Jawa Tengah. "Nasabah menurun karena kami mengurangi jadwal pengambilan. Kami hanya melayani mereka yang sampahnya sudah siap dan sudah terpilah," kata Raden Roro Hendarti, Founder Bank Sampah Sahabatku.

Sebelumnya, sejumlah komunitas peduli lingkungan di seluruh Indonesia membuat aksi penggalangan dana untuk donasi APD bagi para pemulung dan petugas kebersihan. Aksi ini dibuat mengingat kelompok masyarakat yang bekerja di sektor sampah sangat potensi terdampak penyebaran Covid-19.

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2