Merawat DAS Balantieng Melalui Partisipasi Masyarakat Petani Gula Aren

Klikhijau.com – Kerusakan lingkungan seringkali terjadi oleh aktivitas yang berlebih. Ditambah kurangnya akses informasi akan pentingnya menjaga ruang beraktivitas. Aktivitas berlebihan dan kurangn...

Merawat DAS Balantieng Melalui Partisipasi Masyarakat Petani Gula Aren
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kerusakan lingkungan seringkali terjadi oleh aktivitas yang berlebih. Ditambah kurangnya akses informasi akan pentingnya menjaga ruang beraktivitas.

Aktivitas berlebihan dan kurangnya informasi itu diperparah pula oleh minimnya pemahaman akan  ancaman yang mengintai.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka lembaga masyarakat berperan penting. Hal inilah yang digalakkan oleh lembaga Dana Mitra Tani (DMT).

Pada Hari Jumat, 12 Januari 2024, DMT  menggelar “Pendidikan Perubahan Iklim” bagi petani penyadap gula aren. Mereka adalah masyarakat yang melangsungkan aktivitas di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Balangtieng, Bulukumba.

[irp]

Kegiatan tersebut diikuti 100 orang petani dari 12 desa di tiga kecamatan, Kecamatan Rilau Ale dengan sembilan desa, Kecamatan Kindang dua desa, dan satu desa dari Kecamatan Bulukumpa.

DAS Balantieng telah banyak memberi manfaat langsung dan tidak langsung kepada masyarakat sekitarnya. Karenanya, kelestariannya perlu terus dijaga.

Ketua DMT, Sri Puswandi, mengakui potensi alam, khususnya pohon aren sebagai sumber pokok pembuatan gula memiliki ciri khas tersendiri.

Selain itu,  juga memiliki peluang ekonomi yang dapat menunjang kesejahteraan petani. Namun, karena efek krisis iklim, masyarakat turut terkena imbasnya.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2