Menyadari Ancaman Nyata, Warga Pulau Lae-lae Gelar Parade Perahu Tolak Reklamasi

Klikhijau.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan  mencanangkan reklamasi seluas 12,11 hektare di Kawasan Pulau Lae-Lae, Kecamatan Ujungpandang Kota Makassar dengan rencana pengerjaan Mei...

Menyadari Ancaman Nyata, Warga Pulau Lae-lae Gelar Parade Perahu Tolak Reklamasi
Bacakan Artikel

Daeng Tompo, seorang peserta aksi mengatakan dirinya turun pawai karena betul-betul menolak reklamasi yang dilakukan oleh pemerintah provinsi dan mempertanyakan kenapa pemerintah kota tidak melarang.

“Harusnya kan melarang Pemerintah Kota melarang. Karena ini karena bisa membunuh saya di sini semua. Ini kami semua bisa terbunuh di sini karena tidak adanya ikan mau ke pesisir lagi. Air laut keruh dan volume air tambah tinggi bisa menenggelamkan Kota Makassar, seperti baru-baru ini air naik ke area pesisir yang sebelumnya tidak pernah terjadi,” terang nelayan yang memimpin massa aksi parade tersebut.

Sebagai masyarakat pulau, Daeng Tompo merasa tak dianggap dan tak didengar oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

“Ini murni masyarakat memang tidak suka karena tidak ada yang membela kita di sini. Harusnya kita yang terbela di sini, dan satu kata saja, saya menolak reklamasi. Kami semua tidak suka yang namanya reklamasi lagi, Sangat merugikan,” tegas pria bertubuh kekar itu.

[irp]

Daei pengalaman sejau ini, Daeng Tompo menjelaskan sejak adanya reklamasi itu berdampak langsung terhadap kerusakan biota laut.

“Dulunya kami mancing di area pesisir ini, bisa panen setiap hari, namun sekarang tidak lagi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kini kita pergi mencari keluar itu karena reklamasi,” sambungnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: