Menjaring Eksotisme dan Kesegaran di Puncak Lurayya Jam 8 Pagi

Klikhijau.com - Ransel hitam berisi buku dan laptop telah siap. Motor pun telah dikeluarkan dari rumah dan telah dibunyikan. Namun, tumbler tertinggal di ruang tamu.  Saya kembali masuk ke rumah, m...

Menjaring Eksotisme dan Kesegaran di Puncak Lurayya Jam 8 Pagi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Ransel hitam berisi buku dan laptop telah siap. Motor pun telah dikeluarkan dari rumah dan telah dibunyikan.

Namun, tumbler tertinggal di ruang tamu.  Saya kembali masuk ke rumah, mengambilnya lalu kembali berniat naik ke motor yang akan membawa ke tandabaca.

Sebelum naik ke motor, saya menelepon ibu yang sedang berada di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang.

Ibu ke Kahayya bersama ayah menengok kebun. Jika dulu ke Kahayya hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki,  saat ini kendaraan telah berlalu lalang, baik motor maupun mobil.  Pun desa yang dinahkodai Abdul Rahman itu telah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulukumba, bahkan masuk sebagai kawasan wisata.

[irp]

Penunjukan Kahayya sebagai kawasan wisata memang tak keliru dan sangat tepat. Karena di desa sebelah barat Bulukumba itu dikaruniai pemandangan alam yang eksotik dan hasil tani yang meruah, salah satunya adalah kopi.

Kopi yang terkenal dari daerah berhawa dingin ini adalah Kopi Kahayya yang telah tembus hingga ke mancanegara.

Kahayya saat ini masih bersolek, membuka keran-keran tempat wisata yang memiliki pemandangan menakjubkan,  sehingga nantinya tak hanya mengandalkan Donggia saja sebagai tujuan pengunjung.

Desa Kahayya tak akan kering dari kantong-kantong yang bisa dijadikan tempat menghabiskan waktu. Banyak tempat yang bisa disulap menjadi destinasi wisata ala Malino, Gowa.

Masyarakat mulai bergerak

Apalagi masyarakat sudah ada yang mulai bergerak, menyulap sendiri lahannya sebagai tujuan kunjungan jika ke Kahayya.

"Saya garap sendiri ini, kalau ada dana kami kerja-kerja lagi,  sedikit demi sedikit," ungkap Puang Appi yang berinisiatif membuka lahannya sebagai tempat yang sayang jika tak dikunjungi pengunjung yang ke Kahayya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: