Mengurai 10 Fakta Unik Belem, Lokasi Pelaksanaan COP30

Klikhijau.com – Kota Belem bakal memiliki peran penting November mendatang. Di sanalah akan digelar  Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30, atau Conference of the Parties (COP30)...

Mengurai 10 Fakta Unik Belem, Lokasi Pelaksanaan COP30
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kota Belem bakal memiliki peran penting November mendatang. Di sanalah akan digelar  Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30, atau Conference of the Parties (COP30) tahun 2025 ini.

Belem merupakan kota yang memiliki sejarah panjang. Sebab ibukota ibukota Negara Bagian Para, Brasil ini merupakan salah satu kota tertua di Brasil.

Kota ini didirikan pada tahun 1616 oleh penjajah Portugis. Pada tanggal 10 hingga 21 November 2025 Belem akan menjadi saksi COP30.

Pemilihan Belém sebagai lokasi konferensi ini menyoroti peran krusial Hutan Amazon dalam pengaturan iklim global.

[irp]

Belem memiliki sederet fakta unik yang menarik untuk ditelusuri, berikut 10 di antaranya:



  • Memiliki Keanekaragaman Hayati yang Tinggi



Amazon dikenal sebagai rumah bagi banyak keanekaragaman hayati. Dan sebagai bagian dari ekosistem Amazon, tidak mengherankan jika Belem memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

Kota ini dikelilingi oleh hutan tropis, sungai, dan lahan basah yang menjadi habitat bagi berbagai spesies unik.



  • Pusat Kajian dan Konservasi Amazon



Kota ini memiliki beberapa institusi ilmiah penting, seperti Museu Paraense Emílio Goeldi, yang mempelajari flora, fauna, dan budaya masyarakat asli Amazon. Karena itu, Belém menjadi pusat penelitian lingkungan dan konservasi Amazon.

[irp]



  • Gerbang ke Hutan Amazon



Belém kerap disebut sebagai gerbang ke hutan Amazon. Salah satu hutan terbesar dunia. Selain itu, Belem juga termasuk kota terbesar di wilayah Amazon.

Kota ini terletak di muara Sungai Amazon dan memiliki ekosistem yang sangat kaya, menjadikannya lokasi yang ideal untuk membahas isu-isu perubahan iklim.



  • Memiliki Pasar Ikan Terbesar di Amerika Latin



Pasar Ver-o-Peso adalah pasar ikan terbesar yang berada di Amerika Latin. Pasar ini terletak di Belem. Sejarah terbentang panjang perihal pasar ini, sebab telah beroperasi sejak abad ke-17. Karena itu, Pasar Ver-o-Peso menjadi simbol budaya, kebanggaan, dan  pusat ekonomi lokal.


  • Salah Satu Kota Tertua di Brasil



Pendiri kota ini adalah penjajah Portugis. Didirikan pada tahun 1616. Saat ini Belem menjadi salah satu kota tertua di Brasil.

Kota ini memiliki arsitektur kolonial yang masih terawat, mencerminkan sejarah panjang kolonisasi dan perdagangan di kawasan Amazon.

[irp]



  • Memiliki Festival Keagamaan Terbesar di Brasil



Círio de Nazaré merupakan salah satu perayaan keagamaan terbesar di Brasil. Festival ini digelar di Belem setiap tahun.

Penyelenggaraan festival ini selalu menarik jutaan peziarah yang datang untuk menghormati Nossa Senhora de Nazaré, santo pelindung kota ini.



  • Curah Hujan Tertinggi



Belém memiliki iklim ekuatorial dengan curah hujan yang sangat tinggi sepanjang tahun. Bahkan, hujan hampir selalu turun di sore hari, sehingga warga lokal menyebutnya sebagai "chuva da tarde" atau "hujan sore".

[irp]



  • Saksi COP30 yang Bersejarah



Sebagai lokasi COP30, Belém tidak hanya strategis, tetapi juga memiliki nilai simbolis yang kuat dalam upaya perlindungan lingkungan global.

Catatan menarik mengenai COP30, sebab  akan menjadi konferensi iklim pertama yang diadakan di wilayah Amazon.

Karena itu, pemilihan Belém sebagai lokasi COP30 jadi bukti  fokus dunia akan pentingnya menjaga Amazon sebagai paru-paru bumi dan menghadapi tantangan perubahan iklim secara langsung.

[irp]



  • Warisan Budaya yang Kuat



Jika mencari  pusat budaya di Amazon, maka tempatnya adalah Kota Belem. Di sini banyak museum, galeri seni, dan pusat music.

Kesemuanya itu  menampilkan budaya asli serta pengaruh Afro-Brasil. Musik carimbó, tarian tradisional Amazon, berasal dari wilayah ini.



  • Kota Mangga



Julukan yang unik disandang kota ini, yakni Cidade das Mangueiras atau Kota Mangga Kota karena kota ini memiliki banyak pohon mangga.

Pohon mangga tersebut tumbuh di sepanjang jalan-jalan kota. Pohon-pohon ini tidak hanya menghijaukan dan memberikan keteduhan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas kota.

[irp]