Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey, Kala Lorong Madrasah Bergerak Menuju Zero Waste

Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey, Kala Lorong Madrasah Bergerak Menuju Zero Waste
Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey: Kala Lorong Madrasah Bergerak Menuju Zero Waste. -Foto: Ist
Bacakan Artikel

"Berarti membakar plastik itu menghasilkan mikroplastik, karena kita menemukan banyak mikroplastik di daun yang ada di dekat pembakaran sampah," ujar Alby menyimpulkan keterkaitan tersebut.

Kesadaran Sains Menuju Aksi Sekolah

Kehadiran unit edukasi keliling ini menjadi pemantik perubahan bagi pihak pengelola madrasah. Kesadaran akan ancaman partikel mikro memperkuat tekad pendidik untuk menata kembali tata kelola sampah di sekolah. Yuli Indah Lestari, S.Pd., salah seorang guru kelas 5, menyoroti tantangan riil yang kini dihadapi sekolah, salah satunya adalah pemilahan sisa organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Limbah makanan yang tidak terkelola dengan baik berpotensi memperburuk rantai masalah sampah di tingkat lokal. Untuk itu, pihak sekolah mulai merancang langkah konkrit berupa pelatihan pembuatan ecoenzym, cairan serbaguna hasil fermentasi sampah organik, serta merencanakan kunjungan belajar langsung ke markas Ecoton.

Lebih jauh, MIN 2 Mojokerto tengah menyiapkan gagasan Madrasah Mart dan menjajaki kerja sama dengan penyedia stasiun isi ulang (Refilin) guna memangkas ketergantungan pada kemasan plastik sekali pakai di lingkungan kantin.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: