Mengesankan, Ini Fakta Menarik Kacang Tanah yang Baru Terungkap
Klikhijau.com - Kacang tanah (Arachys hypogaea L) merupakan komoditas agrobisnis yang bernilai ekonomi cukup tinggi. Kebutuhan kacang tanah terus menanjak dari tahun ke tahun. Hal itu dipengaruhi o...
Klikhijau.com - Kacang tanah (Arachys hypogaea L) merupakan komoditas agrobisnis yang bernilai ekonomi cukup tinggi.
Kebutuhan kacang tanah terus menanjak dari tahun ke tahun. Hal itu dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang terus bertambah, diversifikasi pangan, kebutuhan gizi masyarakat, serta meningkatnya kapasitas industri pakan dan makanan, khususnya di Indonesia.
Kacang tanah memiliki banyak kandungan protein 25 hingga 30 persen, lemak 40 persen hingga 50 persen. Sedangkan karbohidratnya mencapai 12 persen. Tidak hanya itu, tanaman ini juga mengandung vitamin B1.
Tanaman dari genus Arachis juga bermanfaat sebagai pemenuhan gizi setelah tanaman kedelai. Di bidang industri tanaman yang masuk dalam polong-polongan ini menjadi bahan pembuatan margarin, sabun, minyak goreng dan lain sebagainya (Cibro, 2008).
[irp]
Temuan baru
Fakta lain tanaman dari ordo Leguminales ini, bahwa mengonsumsi kacang asin ringan dapat mempengaruhi penurunan berat badan, tekanan darah, dan glukosa. Temuan itu diungkapkan oleh para ilmuwan dari University of South Australia yang bekerja sama dengan Departemen Ilmu Gizi Texas Tech.. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients itu telah menentukan bahwa konsumsi kacang memiliki efek positif pada kesehatan individu. Itu adalah temuan baru perihal manfaat kesehatan dari kacang tanah. Para peneliti menggunakan studi terkontrol untuk mengeksplorasi bagaimana mengonsumsi kacang tanah berpengaruh baik bagi kesehatan. "Studi kami menemukan bahwa kacang, yang kaya akan lemak tak jenuh yang sehat, sebenarnya dapat membantu penurunan berat badan," kata rekan penulis Kristina Petersen, sebagaimana dikutip dari Earth.com. “Kacang sering dihindari ketika orang mencoba menurunkan berat badan. Karena mereka percaya kacang mengandung terlalu banyak kalori. Namun, kacang sebenarnya memiliki nilai rasa kenyang yang tinggi, yang berarti membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan itu bisa sangat membantu bagi mereka yang sedang diet penurunan berat badan,” lanjutnya. [irp] Masih menurut laman Eart.com, para peserta penelitian terdiri dari dua kelompok orang dewasa Australia yang berisiko terkena diabetes tipe 2. Sementara para peneliti mengatakan kepada kelompok kontrol untuk menghindari kacang selama enam bulan, mereka menginstruksikan kelompok eksperimen untuk mengkonsumsi 35 gram kacang asin ringan, kacang panggang kering dua kali sehari, 30 menit sebelum makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan berat badan meskipun mengonsumsi 400 kalori lebih banyak per hari dibandingkan kelompok kontrol. Orang-orang ini juga memiliki tekanan darah yang lebih rendah dan peningkatan kadar gula darah.Telah dibuktikan
Temuan bahwa kacang tanah dapat menurunkan kadar gula darah telah dibuktikan dalam penelitian sebelumnya. Namun, dua hasil lainnya tidak dapat diprediksi. Petersen menjelaskan bahwa meskipun kacang mengandung garam. Ada peningkatan tekanan darah sistolik pada kelompok eksperimen karena beberapa alasan, di antaranya: [irp]- Kacang asin ringan yang rendah sodium.
- Kacang tanah mengandung sejumlah besar asam amino yang disebut arginin, yang membantu pelebaran pembuluh darah.
- Kacang tanah mengandung magnesium, yang dikenal dapat membantu mengatur tekanan darah.
- Para ahli percaya bahwa penurunan berat badan terjadi karena kacang mengandung sejumlah besar protein dan serat, yang membantu orang merasa kenyang lebih lama.
Manfaat lain kacang tanah
Sementara itu, dilansir dari pulse.ng berikut 10 manfaat kacang tanah lainnya:-
Kaya akan antioksidan
-
Kaya akan lemak sehat untuk jantung
-
Sumber protein yang tinggi
-
Sumber mineral yang kaya
-
Kaya akan folat
-
Menurunkan berat badan
-
Memiliki kualitas antidepresan
-
Membantu mengatasi eksim
-
Memiliki efek anti-penuaan
-
Meningkatkan elastisitas kulit