Mengenal Agrivoltaik dan Keuntungan Melimpah bagi Petani
Klikhijau.com – Dunia saat ini dipaluti berbagai masalah. Dua diantaranya adalah perubahan iklim dan ledakan populasi manusia. Keduanya tak membawa kabar baik, sebab dunia akan menghadapi kekuranga...
Klikhijau.com – Dunia saat ini dipaluti berbagai masalah. Dua diantaranya adalah perubahan iklim dan ledakan populasi manusia.
Keduanya tak membawa kabar baik, sebab dunia akan menghadapi kekurangan air, energi dan makanan (krisis pangan) di tahun-tahun mendatang.
Kedua ancaman itu membuat para ilmuwan memutar otak untuk menemukan solusinya. Salah satu caranya adalah memanfaatkan enaga surya untuk pertanian berkelanjutan.
Agrivoltaik dianggap sebagai salah satu solusi untuk menangani perubahan iklmi dan ledakan populasi manusia. Istilah ini berasal dari dua kata, yakni agriculture dan photovoltaics.
[irp]
Agri sendiri mengacu pada produksi pangan sedangkan voltaik berhubungan dengan produksi energi. Jadi keduanya dikombinasikan dan membentuk agrivoltaik, yang merupakan kombinasi dari produksi tenaga surya di samping tanaman.
Fotovoltaik sendiri merupakan teknologi pengubahan energi dari sinar surya (matahari) menjadi energi listrik secara langsung. Peralatan fotovoltaik ini berbentuk kumpulan sel surya, disusun secara paralel dan disatukan menjadi modul surya.
Di bidang yang sedang berkembang ini, susunan panel surya terjalin ke dalam lanskap pertanian, ditempatkan di antara tanaman atau tepat di atasnya, tergantung pada lokasi dan jenis tanaman.
Saat ini, China memegang gelar untuk proyek agrivoltaik terbesar di dunia. Ini adalah sistem panel fotovoltaik yang komprehensif yang ditempatkan di atas goji berry regional.
Menurut Solar Plaze, “Proyek besar 640 MW dikatakan telah membantu mengurangi penguapan kelembaban tanah antara 30% dan 40%, serta meningkatkan iklim regional dan memperbaiki ekosistem kawasan dengan meningkatkan keanekaragaman hayati.”
[irp]
Negara-negara lain juga berkecimpung dalam sistem agrivoltaik, yakni India, Malaysia, Taiwan, dan Prancis semuanya memiliki proyek yang sedang dikerjakan. Oregon State University memiliki pertanian agrivoltaic di Aurora, Oregon. Peternakan kecil di seluruh dunia juga mengadopsi praktik tersebut.
Meski tampak seperti kombinasi yang aneh untuk menciptakan energi terbarukan di tengah lahan pertanian. Ada sejumlah manfaat melalui dengan praktik agrivoltaik seperti dikutip dari Inhabitat, di antaranya:
-
Mengakomodasi kelangkaan lahan
-
Meningkatkan produksi makanan
-
Produksi energi yang lebih tinggi
-
Menghasilkan energi
-
Penghematan finansial bagi petani
-
Mengurangi penggunaan air
-
Lebih baik untuk lingkungan