Menelusuri Dugaan Korupsi Megaproyek Makassar New Port

Klikhijau.com - Penangkapan Gubernur Sulsel oleh KPK pada 28 Februari lalu atas dugaan kasus korupsi proyek infrastruktur masih menjadi perbincangan hangat publik khususnya masyarakat Kota Makassar....

Menelusuri Dugaan Korupsi Megaproyek Makassar New Port
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Penangkapan Gubernur Sulsel oleh KPK pada 28 Februari lalu atas dugaan kasus korupsi proyek infrastruktur masih menjadi perbincangan hangat publik khususnya masyarakat Kota Makassar.

Mencuatnya dugaan kasus korupsi lain berjalan seiring dengan beberapa kejanggalan pada proyek Makassar New Port (MNP), proyek pelabuhan laut yang perizinannya terlebih dahulu harus melalui Nurdin Abdullah.

Siang tadi (3/3) Masyarakat Anti Korupsi Sulawesi Selatan (MARSS) menggelar konferensi pers membahas kasus dugaan korupsi proyek MNP. Konferensi Pers diinisasi oleh Walhi Sulsel bersama LBH Makassar, Anti Corruption Commitee Sulsel, dan masyarakat pulau Kodingareng.

Dalam konferensi pers ini, masyarakat pulau Kodingareng mengeluarkan keluh kesahnya terkait permasalahan yang masih terjadi di sekitar wilayah tangkap mereka. Meski telah beberapa waktu berlalu tanpa penambangan pasir, air laut di wilayah tangkap masih saja keruh.

Musahir, salah seorang nelayan pulau menjelaskan โ€œKita harus melaut di tempat yang jauh karena tempat melaut kami sudah rusak. Sekarang kami pindah lagi keluar lokasi tambang dan memakan biaya yang lebih banyak, tapi dampak air keruh juga masih terasa disana,โ€ ujarnya.

[irp]

Sulitnya akses melaut nelayan mengakibatkan kesulitan ekonomi keluarga mereka. Air laut yang keruh menyulitkan nelayan menangkap ikan sehingga pendapatan rumah tangga nelayan kian sulit.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: