Membayangkan Bumi tanpa Warna Hijau Tumbuhan

Klikhijau.com - Sepasang kekasih duduk di bawah pohon cengkeh yang rindang. Mereka menikmati angin yang melenakan. Tiupan angin yang perlahan, menggoyangkan daun cengkeh dengan santai. Sekumpulan b...

Membayangkan Bumi tanpa Warna Hijau Tumbuhan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Sepasang kekasih duduk di bawah pohon cengkeh yang rindang. Mereka menikmati angin yang melenakan.

Tiupan angin yang perlahan, menggoyangkan daun cengkeh dengan santai. Sekumpulan burung pipit hinggap di pohon cengkeh itu. Suaranya riuh.

Sepasang kekasih itu tersenyum riang. Di sekelilingnya rerumputan hijau tumbuh subur, belalang berlompatan dan dengungan lebah adalah musik paling syahdu yang pernah mereka dengar.

Adegan itu, di masa depan sangat mungkin tak lagi kita temukan. Hanya menjadi cerita, menjadi kenangan dan dongeng.

[irp]

Menderasnya arus urbanisasi dan laju deforestasi, hijau perlahan luntur dari ruang hidup kita. Gedung-gedung tumbuh lebih cepat daripada pohon, sementara polusi mengikis kualitas udara yang seharusnya kita hirup dengan lega.

Hijau selama ini kita maknai sebagai kehidupan, baik itu hutan, taman, sawah, kebun, bahkan pepohonan di pinggir jalan, kelak bahkan imajinasi tak lagi bisa menjangkaunya. Terlalu jauh. Teramat asing.

Ruang hijau sangat mungkin hilang dari pandangan kita. Kita hanya akan disuguhi warna buram yang kelabu.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: